Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Pensiunan PNS Tipu 2 Anggota Polisi
Kamis, 05-01-2017 | 08:27
Oleh : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Kasus penipuan perekrutan pegawai negri sipil di Kabupaten Lamongan kembali terjadi. Kali ini korbannya, yakni dua anggota polisi yang ditipu oleh seorang pensiunan pegawai negri sipil dilingkup Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Pelaku penipuan perekrutan pegawai negri sipil ini adalah Es Wagi (68) pensiunan pegawai negeri sipil warga Desa Tunggun Jagir, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.

Korban dari ulah pensiunan pegawai negeri sipil di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamongan ini, ada sebanyak tiga orang dan dua orang diantaranya merupakan anggota polisi yang bertugas di Polres Lamongan.

Kasus penipuan perekrutan PNS ini terbongkar setelah Aiptu Parno, warga Perumahan Nasional Jalan Ikan Tombro Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Lamongan, melaporkan Es Wagi kepada polisi pada 26 Januari 2016 lalu.

Namun sebenarnya kasus penipuan perekrutan PNS ini telah terjadi ada 2014 lalu. Saat itu, anak Aiptu Parno bernama Aditio Nugroho dijanjikan oleh Es Wagi masuk sebagai PNS melalui jalur khusus dan akan diangkat sebagai PNS pada April 2014. Korban pun percaya dan menyetorkan uang Rp 80 juta kepada pelaku Es Wagi pada 22 Januari 2014. 

Sayangnya, hingga batas waktu yang dijanjikan, anak korban tak kunjung menjadi pegawai negeri sipil, meskipun telah menyerahkan persyaratan lengkap kepada pelaku sesuai permintaan. Korban pun terpaksa melaporkan pelaku kepada polisi pada 26 Januari 2016.

Namun, pelaku diketahui melarikan diri ke Jakarta selama setahun, dan baru ditangkap 1 Januari 2017 saat ia pulang ke rumahnya di Desa Tunggun Jagir Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan.

Dalam pemeriksaan terkuak, pelaku juga melakukan tindakan serupa kepada rekan sekantor Aiptu Parno, yakni Haji Irwan Nasution warga Perumahan Deket Permai. Korban lainnya yakni Chasan Warga Jalan Merpati Kecamatan Lamongan. Haji Irwan Nasution menderita kerugian Rp 70 juta, sedangkan Chasan menderita kerugian Rp 80 juta.

Berdasarkan pengakuan pelaku, syarat uang dan berkas administrasi diserahkan kepada Imam Syafii warga Bangkalan Madura.

Kompol Arief Mukti, Wakapolres Lamongan, mengatakan,"Pihaknya mengamankan dua buah kwitansi bukti pembayaran korban kepada pelaku dan beberapa surat - surat palsu yang dibuat pelaku dan teman - temannya untuk meyakinkan calon korbannya."

Akibatnya ulahnya, Es Wagi dijerat pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan, ancaman hukuman empat tahun penjara.(end)

Berita Terkait

16-08-2017 | 17:52
Bareskrim Buka Crisis Center untuk Korban Penipuan Jasa Umroh First Travel
16-08-2017 | 17:40
Satu Pelaku Sindikat Penipuan Beras Dibekuk Polisi
15-08-2017 | 16:00
Kasus Penipuan Rp 800 Juta, Taat Pribadi Dituntut 4 Tahun Penjara
12-08-2017 | 14:01
Pasutri Lakukan Penipuan Berkedok CPNS, 10 Korban Sudah Melapor Polisi

12-08-2017 | 14:01
Pasutri Lakukan Penipuan Berkedok CPNS, 10 Korban Sudah Melapor Polisi
10-08-2017 | 19:57
Polisi Ciduk Pelaku Penipuan Jual Batu Sakti Untuk Pengobatan
08-08-2017 | 22:24
Waspada Penipuan Online Atas Nama Polisi
08-08-2017 | 21:58
Pelaku Penipuan Bermodus Mengaku BIN, Akhirnya Ditangkap Intel Kodim

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber