Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Ilustrasi
Sebulan, 55 Pasien Demam Berdarah Dirawat di RSUD
Rabu, 04-01-2017 | 18:27
Oleh : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Pertengahan bulan Desember 2016 hingga awal Januari 2017, Rumah Sakit Umum Daerah Abdoer Rahem Situbondo merawat pasien demam berdarah dengue (DBD). Pasien didominasi balita dan anak - anak mencapai 55 kasus.

Dari catatan rumah sakit milik Pemkab tersebut, sejak bulan Desember 2016 dan awal januari 2017 mencatat sebanyak 55 penderita DBD menjalani rawat inap. Dengan rincian pada bulan Desember 30 pasien penderita dan Januari sebanyak 25 pasien

Dari 55 penderita DBD itu didominasi anak-anak dan balita. Hingga saat ini masih ada 15 penderita penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti menjalani rawat inap karena kondisinya masih belum pulih.
 
Salah satu keluarga penderita DBD, Samiyatun, mengaku, awal mula terkena penyakit akibat gigitan nyamuk tersebut mengalami panas tinggi dan tiba-tiba panasnya juga turun.

Curah hujan yang meningkat menjadi trend DBD di Situbondo terus meningkat setiap harinya. Pasien rata-rata merupakan rujukan dari 17 Kecamatan Situbondo. Demikian disampaikan Imam Hidayat, Humas RSUD Abdoerrahem Situbondo.

Masyarakat Situbondo diimbau agar terus waspada dan menjaga kebersihan di lingkungan masing - masing dengan menggiatkan 3M.(end)

Berita Terkait


Tahun 2017, 302 Warga Surabaya Derita Demam Berdarah

Lingkungan Perumahan Ini Didesain Anti Demam Berdarah

Cegah Demam Berdarah, Dinkes Adakan Fogging

Hati Hati, Wabah Demam Berdarah Serang Anak-Anak


Lingkungan Perumahan Ini Didesain Anti Demam Berdarah

Cegah Demam Berdarah, Dinkes Adakan Fogging

Hati Hati, Wabah Demam Berdarah Serang Anak-Anak

Sebulan, 55 Pasien Demam Berdarah Dirawat di RSUD
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber