Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Pedagang Terompet Panen Rejeki
Sabtu, 31-12-2016 | 18:11 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Pergantian tahun, membawa berkah tersendiri bagi puluhan pedagang terompet di kawasan pusat Pemerintahan Kabupaten Ngawi. Barang dagangannya laris manis diburu warga , yang akan meramaikan tahun baru 2017.

Di Alun Alun Merdeka Ngawi, sejak seminggu lalu pedagang terompet , mulai menjamur untuk menawarkan berbagai macam jenis terompet. Untuk memenuhi tingginya permintaan, sebagian pedagang  merakit terompet di lokasi berjualan. Hal ini, dilakukan agar pekerjaan lebih efisien. Karena sebagian pedagang bukan warga asli Ngawi. 

Seiring kemajuan teknologi, selain terompet konvensional dari kertas, pedagang juga merakit terompet berbahan plastik. untuk menarik pembeli, setiap pedagang mempercantiknya , dengan kreasi masing masing.

Menurut Jefri pedagang terompet, Terompet kertas dijual Rp 5 ribu, sedangkan terompet plastik dengan berbagai hiasannya dijual pada  kisaran Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu. Semakin unik hiasan pada terompet, harganya semakin mahal. "Setiap harinya, kami mampu menjual   10-15 terompet dengan keuntungan bersih, sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu," kata Jefri.

Terompet  dibeli warga untuk ikut memeriahkan pergantian tahun. Selain itu, terompet dibeli warga juga untuk mainan anak -anak. (pul)

Berita Terkait


Begini Berkah Tahun Baru Bagi Penjual Terompet

Pedagang Terompet Keluhkan Anjloknya Omset

Isu Virus Berdampak Pesanan Terompet Menurun

Isu Virus Membuat Omset Penjualan Terompet Menurun


Pedagang Terompet Tahun Baru Kebanjiran Pesanan di Tahun Baru

Jelang Nataru Penjual Terompet Mulai Bermunculan

Pedagang Terompet Panen Rejeki

Nasib Perajin Terompet Tahun Baru Yang Tergerus Zaman

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber