Berita Terbaru :
Sidoarjo Kembali Zona Merah,Kapolresta Sidoarjo Pertayakan Perubahan Tersebut
BKKBN Meminta Pasutri Menunda Kehamilan di Tengah Pandemi Covid 19
Berpura-Pura Beli Es Campur, Janda Anak Satu Nekat Embat Hanphone Penjual
Setiajit Sudah Mengirim Surat Pengunduran Diri ke Gubernur
Penularan Masih Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka Tidak Seharusnya Dilakukan
Ritual Sembahyang Penghormatan Dewa Diwarnai Kericuhan
Joko Widodo Beri Penghargana 22 Tenaga Medis Meninggal Dan Beberapa Tokoh Nasional
Protap Hajatan di Tengah Pandemi Covid 19 Dalam New Normal
Soal Bangli Maospati, Satpol PP Koordinasi Dengan BBWS Solo
Siswa SD Positif Covid-19, Pembelajaran Luring Harus Perhatikan Protokol Kesehatan
Lima Pejabat Mendapatkan Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Dari Gubernur Jatim
Kepala SD Meninggal Akibat Covid 19, 3 Anggota Keluarga Positif
Dijadwalkan Hari Ini, Putusan Sengketa Pemilukada Surabaya Diundur Sabtu
Enam SMA di Ponorogo Akan Jalani Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Ribuan Insan Pariwisata Terdampak Covid 19 Terima Bansos
   

Puluhan Minuman Keras Impor Palsu Diamankan Polisi
Peristiwa  Sabtu, 31-12-2016 | 01:34 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Ratusan botol minuman keras oplosan dan botol minuman keras impor palsu berbagai merek diamankan Polres Mojokerto Kota, dari salah satu home industri yang berada di kecamatan jetis. Razia ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya pesta miras menjelang pergantian malam tahun baru.

Berbagai merek ratusan botol minuman keras impor palsu, seperti, jack daniel, civas,martil regal dan arak oplosan. Miras itu produk home industri yang berada di kawasan kecamatan Jetis, Mojokerto. 

Dari ratusan botol minuman keras oplosan, ada puluhan botol minuman keras impor palsu berbagai merek, yang dicampur dengan minuman bersoda dan zat bahan pewarna yang sangat berbahaya jika dikonsumsi. Minuman impor palsu tersebut, diedarkan di luar Mojokerto, dengan harga Rp 1 juta per 10 botolnya.
 
Menurut Kompol Hadi Suprayitno,Waka Polres Mojokerto Kota, ratusan botol arak oplosan juga dinilai berbahaya. Karena dua tahun lalu, arak oplosan ini telah menewaskan 17 orang warga Kota Mojokerto saat pesta miras menjelang tahun baru. "Razia ini dilakukan agar peredaran arak oplosan dan minuman keras palsu menjelang tahun baru bisa diminimalisasi," kata Kompol Hadi Suprayitno.
 
Dari razia minuman keras oplosan dan minuman impor palsu, sebagian penjual miras dijerat pasal tipiring. Sedangkan pemilik home industri minuman impor palsu, diamankan dan diancam hukuman diatas 5 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Puluhan Minuman Keras Impor Palsu Diamankan Polisi
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  7 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  18 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  15 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber