Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh P Daulay. Foto: dokumen JPNN.Com
Masih Yakin Mau Melanjutkan Kebijakan Bebas Visa?
Jum'at, 23-12-2016 | 12:33
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menyampaikan pernyataan yang lebih keras terkait kebijakan bebas visa untuk 169 negara. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu tidak sekadar minta pemerintah mengevaluasi bebas visa, tapi malah menghentikannya.

"Pemerintah diminta segera mengevaluasi dan hentikan kebijakan bebas visa bagi WNA ke Indonesia," kata Saleh di Jakarta, Jumat (23/12).

Menurutnya, kebijakan bebas visa telah menimbulkan keresahan bagi sebagian masyarakat. Apalagi, belakangan ini semakin banyak tenaga kerja asing (TKA) yang menyalahgunakan visa masuk tersebut untuk bekerja.

"Fakta ini sebetulnya tidak bisa dibantah begitu saja. Kemenaker, imigrasi, dan kepolisian telah banyak melakukan penangkapan. Pemerintah harus sungguh-sungguh menyelesaikan masalah ini," tegasnya.

Politikus asal Sumatera Utara itu menambahkan, ada ada sejumlah alasan yang mendasari kebijakan bebas visa harus dihentikan. Pertama, tujuan untuk menaikkan kunjungan wisatawan mancanegara terbukti tidak berhasil.

Data resmi yang dimiliki pihak imigrasi menunjukkan kunjungan orang asing ke Indonesia tahun 2016 ini justru menurun dibandingkan tahun lalu. Tercatat,  jumlah kunjungan WNA pada 2015 adalah 8.256.490 orang. Sementara pada 2016 jumlahnya menurun menjadi 8.278.819. "Ini artinya ada penurunan," tegasnya.

Kedua, kebijakan bebas visa itu telah menghilangkan potensi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 1,3 triliun. Dengan kebijakan bebas visa, penerimaan negara dari biaya penerbitan visa reguler dan visa on arrival hilang.

Ketiga, kemampuan pemerintah dalam melakukan pengawasan WNA yang masuk ke Indonesia belum maksimal. Akibatnya, ada banyak temuan tentang penggunaan visa kunjungan wisata untuk kerja.

"Pemerintah diminta lebih fokus menciptakan lapangan kerja bagi WNI. Karena itu, investasi asing yang masuk semestinya dimaksimalkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat kita. Dengan begitu, pengiriman TKI ke luar negeri bisa diminimalisir," pungkasnya.(fat/jpnn/pul)

Berita Terkait

24-12-2016 | 13:30
Komisi IX DPR RI: BIN dan BAIS Minta Kebijakan Bebas Visa Ditinjau Ulang
23-12-2016 | 17:11
Pengamat : Kebijakan Bebas Visa Harus Ditinjau Ulang
23-12-2016 | 12:33
Masih Yakin Mau Melanjutkan Kebijakan Bebas Visa?
23-10-2015 | 16:08
Bebas Visa Wisata, Imigrasi Intensifkan Pengawasan WNA


Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber