Berita Terbaru :
Cegah Covid-19, Ormas Lakukan Penyemprotan Disinfectan Swadaya
Ini Alasan Penting Tidur Cukup Bagi Penderita Diabetes
Pencuri Bersajam Bawa Kabur Sepeda Motor Usai Satroni Kampung
Pedagang Diduga Terpapar Covid-19, Pasar Grosir Surabaya Ditutup
Mendapat Protes Pedagang, PD Pasar Surya Tetap Menutup Pasar Kapasan
Untuk Mengetahui Stok Darah Aman di Jatim, Gubernur Sidak ke Kantor PMI Jatim
Rusunawa Milik Pemkab Lamongan Disiapkan Untuk Ruang Isolasi Covid 19
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penundaan Penutupan
Pengalihan Arus Surabaya-Ponorogo dan Sebaliknya
Dinas Pendidikan Jatim Minta Gedung SD Jadi Ruang Isolasi Pemudik
Tanah Gerak, 5 Rumah Warga Ponorogo Dikosongkan
Kendaraan yang Terlambat Bayar Pajak Selama 5 Tahun Bebas Denda
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
   

Usap Kening, Tradisi Warga Lereng Gunung Argopuro
Rehat  Selasa, 20-12-2016 | 21:04 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Warga di delapan Desa Lereng Gunung Argopuro, Kabupaten Probolinggo punya tradisi unik. Untuk merayakan panen raya, mereka menggelar tradisi Usap Kening.

Tradisi tersebut dilakukan dengan mengusap kening anak Yatim Piatu, atau dikenal dengan istilah Ngosar Keneng Kanak Jetem. Kegiatan itu sekaligus membagikan santunan.

Warga memberikan santunan tersebut dari hasil bumi yang disisihkan. Rejeki tersebut dikumpulkan ke tokoh desa setempat. Dipercaya, tradisi ini akan mendapatkan rejeki yang berlimpah ruah. Baik dari pertanian, perkebunan, dan peternakan.
 
Sebelum tradisi mengusap dahi dimulai, terlebih dahulu warga menggelar doa yang di pimpin ulama desa setempat, dan dilanjutkan pemberian santunan atau disebut warga sedekah ke ratusan anak yatim piatu.
 
Acara tradisi tersebut, diyakini warga akan membawa berkah, atas kerja dan usaha yang dilakukan warga setempat, dan memohon kepada allah swt agar desanya dijauhkan dari balak dan musibah.
 
"Dengan tradisi ini, Insyallah kian mendekatkan diri dengan Allah dan Rasulullah. Sebab, tradisi ini juga ada di Hadist Al Quran," kata Habib Haddar Bin Jafar Al-Muhdor, Ulama setempat.

 Sementara itu, menurut Syafiudin, tokoh Desa Pedagangan, sebuah menjadi tradisi tahunan masyarakat, yang dipercaya mengusap kening, akan memberikan hasil pertaniannya semakit meningkat. (win/pul)

Berita Terkait

Tradisi Kirab Buceng Sewu Keliling Kota

Usap Kening, Tradisi Warga Lereng Gunung Argopuro

Tradisi Kirab Kota Surabaya Diikuti Sekitar 2.500 Peserta
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  10 jam

Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Peristiwa  9 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  15 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  22 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber