Berita Terbaru :
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Cegah Covid 19, Rutan Medaeng Berlakukan Drive Thru Pengunjung
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idul fitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

Setelah 28 Jam, Akhirnya Jenazah Mahasiswa Unesa Dievakuasi
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 14-12-2016 | 19:22 wib
Reporter : Anas Muslimin
Pasuruan pojokpitu.com, Setelah menunggu selama 28 jam, jenazah Bintara Fredyansah akhirnya dievakuasi oleh Tim Gabungan Basarnas Surabaya dan SAR. Sulitnya medan dan cuaca buruk membuat evakuasi korban berlangsung lama.

Upaya tim gabungan dari Tim SAR Surabaya, BPBD Pasuruan dan Tahura akhirnya berhasil mengevakuasi mayat Bintara Fredyansah, pendaki yang tewas di Gunung Arjuno. Mayat dibawa ke Pos Pantau Pendakian di Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Rabu sore.

Proses evkuasi korban cukup lama yang memakan waktu kurang lebih 28 jam . pasalnya selain lokasi korban meninggal jauh, sulitnya medan dan faktor cuaca buruk mengakibatkan proses evakuasi terkendala.

Untuk akses menuju lokasi tewasnya korban harus mendaki di ketinggian 3339 dpl. Karena lokasi tersebut berada di kawasan Watu Gede yang berada diatas Lembah Kijang, sekitar 1 kilometer dari Puncak Gunung Arjuno.

Bintara mahasiswa Unesa Surabaya, asal Bojonegoro tersebut, tewas pada hari Selasa kemarin saat hendak turun dari pendakian. Korban tewas diduga kuat karena tersambar petir, sementara kedua temannya mengalami luka serius.

Pemuda berprestasi itu, mendaki sejak Senin siang. Namun pada hari Selasa, rombongan Unesa tersebut bertemu komunitas kopsurat di Puncak Arjuna. Rombongan Unesa terdiri dari 8 orang, sedangkan kopsurat 4 orang.

Korban yang merupakan atlit PON itu, mendaki ke Gunung Arjuna sejatinya untuk berliburan bersama teman- temannya sebelum melaksanakan ujian pada tanggal 20 Desember mendatang.

Ardian dan Mardiansyah yang mengalami luka - luka memar akibat petir sudah dilakukan evakuasi sebelumnya dan langsung mendapatkan perawatan ringan di puskesmas setempat.(end)





Berita Terkait

Setelah 28 Jam, Akhirnya Jenazah Mahasiswa Unesa Dievakuasi
Berita Terpopuler
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  46 menit

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  12 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  11 jam

WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Teknologi  10 jam



Cuplikan Berita
H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

Jamaah Al-Muhdlor Tulungagung Laksanakan Shalat Idul Fitri Lebih Awal
Pojok Pitu

Camat Duduksampeyan Didatangi Pemuda Desa Gredek Terkait BLT
Jatim Awan

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber