Berita Terbaru :
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Gagal Jadi Prajurit TNI, Malah Nekad Menjadi TNI Gadungan
Metropolis  Minggu, 11-12-2016 | 18:30 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Praktek penipuan dengan mengaku prajurit TNI terus saja terjadi di Surabaya. Kali ini dilakukan seorang pemuda di kawasan Petemon yang mengaku prajurit Pom Dam V Brawijaya berpangkat sersan dua.

Yusuf Wijaya (23), prajurit TNI gadungan ini dibawa ke Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pemuda yang tinggal di Jalan Petemon gang 4 Surabaya ini diamankan lantaran melakukan penipuan dengan mengaku prajurit Pom Dam V Brawijaya berpangkat serda.  

Dari penangkapan tersangka ini, polisi mengamankan barang bukti seragam dan atribut tni, tas ransel, beberapa kartu kta tni, serta sebilah sangkur.

Kasat Reskrim AKBP Shinto Silitonga mengatakan, dalam menjalankan praktek penipuan ini, tersangka mengaku menjanjikan mampu meluluskan korban dalam seleksi Tamtama TNI AD. Agar korban percaya bahwa tersangka ini prajurit TNI, tersangka memakai seragam dan atribut TNI, serta kartu tanda anggota. Dengan modus ini, tersangka mampu memperdayai Mudakir (20) warga Simo Pomahan Baru.
 
Korban yang tengah mengikuti seleksai Tamtama TNI AD di Kalimantan ini, tergiur dengan janji tersangka yang mampu meloloskan masuk menjadi prajurit TNI. Namun tersangka lalu meminta korban untuk menyerahkan uang sebesar Rp 25 juta. Setelah terjadi tawar menawar, tersangka dan korban akhirnya sepakat dengan harga Rp 12 juta. Perbuatan tersangka ini terbongkar setelah korban ternyata gagal dalam seleksi Tamtama TNI AD di Kalimantan.

Kepada polisi, tersangka Yusuf Wijaya mengaku, niat menjadi TNI gadungan ini berawal dari cita-citanya yang ingin menjadi prajurit TNI. Namun hingga enam kali mengikuti tes, Yusuf selalu gagal saat mengikuti tes. Yusuf mengaku baju dan atribut tni ini dibelinya dari toko di kawasan Pasar Turi.

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih akan mengembangkan tertangkapnya TNI gadungan ini, apakah memang hanya satu yang menjadi korban, atau ada korban-korban lain.(end)




Berita Terkait

Gagal Jadi Prajurit TNI, Malah Nekad Menjadi TNI Gadungan
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  5 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  4 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber