Berita Terbaru :
Dishub Gelar Operasi Kestib, Tertibkan Truck Kelebihan Tonase
TNI Akan Akan Lakukan Latihan Tempur Sikatan Daya
Kabupaten Trenggalek Terapkan Lelang Ikan Online Berbasis Aplikasi, Pertama di Jawa Timur
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
   

Budidayakan Tanah Kering, TNI AL Upayakan Ketahanan Pangan
Peristiwa  Sabtu, 10-12-2016 | 07:25 wib
Reporter : Anas Muslimin
Pasuruan pojokpitu.com, Untuk menjaga ketahanan pangan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) meresmikan program budidaya tanaman lahan kering di Mako Pemukiman Angkatan Laut (Kimal) Grati, Pasuruan. Salah satunya penanaman bibit nanas di lahan kering seluas 15 hektar.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf di pemukiman Angkatan Laut Grati, Pasuruan, menanam ratusan bibit nanas di lahan seluas 15 hektar milik TNI AL.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sesuai dengan UU no 7 tahun 1996.

Penanaman nanas itu dilakukan untuk membantu para prajurit yang sudah pensiun atau purnawirawan dengan luas lahan seluas 15 hektar milik TNI AL. Setidaknya, bekal untuk bertani ini sudah ada dan lahannya pun juga ada.  Ini dikatakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi. 

Bibit nanas dipilih karena tanah di Grati ini tergolong tanah kering, sehingga tanah model seperti itu sangat cocok digunakan untuk bertani nanas.

Bahkan pihak TNI AL beberapa waktu lalu sudah mencobanya, hasilnya mereka bisa meraup keuntungan dengan modal Rp 40 juta untuk sekali tanam. Setelah itu, saat panen, petani bisa mendapatkan untung sekitar Rp 150 juta.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf mengaku, sangat mendukung program tersebut. Bahkan ia menyebut bahwa program itu diyakini bisa mensejahterakan orang banyak.(end)






Berita Terkait

Kokohkan Ekonomi di Pandemi Covid, TNI, Polri Bangun Program Ketahanan Pangan

Budidayakan Tanah Kering, TNI AL Upayakan Ketahanan Pangan

Sukseskan Ketahanan Pangan, Jenderal Bangun Pakupon Burung Hantu dan Tinjau Irigasi

Ketahanan Pangan Jangan Sampai Terpengaruh Musim Kemarau
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  11 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  8 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  16 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  22 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber