Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Tersandung Perda Baru, Pemprov Jatim Tunda Pelantikan 3374 PNS
Selasa, 06-12-2016 | 19:04
Oleh : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Pada akhir Desember 2016 ini, Pemprov Jatim akan melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Pemprov Jatim. Terdapat 3374 PNS yang akan dimutasi dan dilantik. Sekdaprov Jatim, Ahmad Sukardi menegaskan, mutasi kali ini mengedepankan hasil assesment.

Gubernur Jatim Soekarwo kemarin direncanakan melakukan pelantikan mutasi jajaran di tubuh Pemprov Jatim, tapi secara mendadak agenda tersebut dibatalkan. Pembatalan terjadi dikarenakan adanya aturan dilakukan pelantikan. 

Dalam Perda nomer 11 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD) pada pasal 19 berbunyi penetapan pejabat yang baru berdasarkan Perda untuk pertama kali dilaksanakan pada akhir bulan Desember 2016. Ironisnya, Perda yang disahkan pada September 2016 ini, baru diketahui Gubernur kemarin, menjelang pelantikan, hingga akhirnya pelantikan ditunda. 

Menurut sumber di internal Pemprov yang tidak ingin disebutkan namanya, pasal tersebut adalah pasal titipan pejabat di jajaran Pemprov Jatim, dikarenakan ada sejumlah pejabat yang sudah memasuki masa pensiun sampai akhir Desember.

Sementar itu, Sekdaprov Jatim, Akhmad Sukardi, menyampaikan, pasal tersebut mungkin dibuat, agar ada waktu pasti pelantikan. Dari Perda itu, pelantikan dilakukan kemungkinan akhir Desember, untuk tanggal pastinya masih dalam pembahasan. Pejabat yang akan dilantik untuk eselon II terdapat 74 orang, eselon III sebanyak 529 orang, eselon IV mencapai 1454 orang dan pelantikan kepala sekolah SMA/SMK se-Jatim setara eselon III sebanyak 786 kepala sekolah dan 531 kepala sub bagian tata usaha. Total pelantikan mencapai 3374 orang yang akan dilantik.

Sementara itu, Kepala BKD Jatim Siswo Herutoto, menambahkan, dalam menentukan mutasi disesuaikan dengan hasil assesment test khusus. Mereka adalah pejabat eselon III yang memiliki nilai terbaik dan diuji oleh tim pansel kembali, yang lolos tergantung hasil tim panselnya. Mereka berjumlah 16 orang pejabat eselon III. Tim pansel itu akan menghasilkan urutan 1 sampai 3 yang terbaik.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Jatim meminta mutasi di jajaran Pemprov Jatim berdasarkan hasil assessment, bukan pesanan pihak tertentu, yang bisa berimbas pada kualitas maupun kompetensi pejabat yang dipilih. (end)

Berita Terkait

06-12-2016 | 19:04
Tersandung Perda Baru, Pemprov Jatim Tunda Pelantikan 3374 PNS


Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber