Berita Terbaru :
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
   

Diduga Jadi Tempat Mesum, Satpol Bongkar Warung
Mataraman  Senin, 05-12-2016 | 15:03 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto membongkar paksa warung di Raya Bypass Mojokerto, Senin pagi. Itu dilakukan lantaran diduga menjadi tempat prostitusi terselubung. Alhasil pembongkaran tersebut mendapat protes dari pemilik.

Sejumlah warung semi permanen di Kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini dibongkar paksa petugas. Sebagian pemilik terlihat pasrah. Namun, beberapa diantaranya juga terlibat adu mulut dengan Satpol PP.

Meski sempat mendapat perlawanan atau protes dari pemilik warung, pembongkaran tetap berlanjut. Ini lantaran, pendirian bangunan menyalahi ketentuan tentang bangunan di pinggiran jalan.

"Bahkan di sejumlah lokasi, informasi yang kami terima jadi ajang mesum dan praktek prostitusi terselubung," terang Sekertaris Satpol PP Kota Mojokerto, Imam Susadi kepada wartawan.

Terkait pembongkaran paksa ini, disesalkan salah satu pemilik warung. Sebab, dari puluhan warung yang berdiri di sepanjang jalan petugas hanya membongkar dua warung milik Yulianto dan Sriyatin.

"Ini kan jelas tidak adil. Ada apa kok hanya warung kami yang dibongkar," ujar Yulianto. (win/mud)

Berita Terkait

Diduga Jadi Tempat Mesum, Satpol Bongkar Warung
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  6 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  12 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  5 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber