Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Siswa sma luar biasa kesulitan memahami soal Unas. Foto dok pojokpitu.com
Peneliti ICW Bilang Evaluasi Pendidikan Ditentukan Siapa Yang Berkuasa
Senin, 05-12-2016 | 10:53
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri mengatakan perubahan Ujian Nasional menjadi ujian sekolah berstandar nasional (USBN) menunjukkan kentalnya nuansa politik.

"Urusan evaluasi pendidikan ditentukan kekuasaan. Bukan murni dunia pendidikan," jelasnya saat diskusi di kantor ICW kemarin (4/12).

Dia berharap pengubahan ini bukan untuk meningkatkan popularitas Mendikbud Muhadjir Effendy.

Febri mengatakan keputusan moratorium unas harus segera diputuskan. Sebab keputusan ini akan berdampak pada 34 provinsi yang mengurusi jenjang SMA dan SMK.

Kemudian juga berdampak pada 416 kabupaten dan 98 kota. Masing-masing pemda itu nantinya harus membuat butir soal, mencetak, sekaligus mendistribusikan naskah USBN.

Meski meragukan persiapan USBN, Febri mengapresiasi moratorium unas. Baginya pendidikan seharusnya diotonomikan ke pemda.

Bahkan evaluasi harus menjadi kewenangan guru di sekolah. "Kita berharap Kemendikbud serius mengawal perubahan ini," pungkasnya.

Sementara itu di jajaran Kemendikbud, belum banyak perkembangan terkait pelaksanaan USBN 2017.

Mendikbud Muhadjir Effendy menegaskan persiapan USBN sudah 70 persen. "Tinggal menunggu inpres dari Presiden," kata dia.

Muhadjir belum bersedia membeber persiapan USBN yang sudah mencapai 70 persen itu.

Kemendikbud sampai saat ini juga belum mengumumkan rencana lelang naskah ujian. (wan/pul)

Berita Terkait

24-01-2017 | 10:34
Lihat nich, Ada Palu Arit di Buku Kisi-kisi Unas
26-12-2016 | 09:53
Aturan Baru Lagi Nich, Unas 2017, Siswa Bebas Pilih Mapel
14-12-2016 | 18:55
Jalan Kaki 35 Kilometer, Warga Tuntut Pelunasan Dana Kompensasi Pencemaran JOB-PPEJ
14-12-2016 | 16:58
Belum Lunas, Ahli Waris Hadang Truk Pengangkut Tanah Urug

14-12-2016 | 16:58
Belum Lunas, Ahli Waris Hadang Truk Pengangkut Tanah Urug
06-12-2016 | 17:22
Kelas Tergenang Banjir, Siswa MI NU KH Mukmin Tetap Gelar UNAS
05-12-2016 | 10:53
Peneliti ICW Bilang Evaluasi Pendidikan Ditentukan Siapa Yang Berkuasa
05-12-2016 | 09:08
Mulai 2017 UN Dihapus, Mungkinkah Bisa Diganti USBN ?

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber