Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Mlaku - Mlaku 

Di Wahana Lembah Tentrem Outbond Indonesia para trainer cukup berpengalaman. Foto Majid
Serunya Wahana Lembah Tentrem Outbond Indonesia
Senin, 28-11-2016 | 13:53
Oleh : Anas Muslimin
Pasuruan pojokpitu.com, Kabupaten Pasuruan kian memiliki variasi wahan wisata. Termasuk Outbond. Lokasi tersebut berada di Dusun Tuban, Desa Gendro, Kecamatan Tutur.

Di lokasi tersebut para trainer cukup berpengalaman. Salah satunya, adalah Mr. Purwoko. Pria yang disebut-sebut sebagai Master Outbond tertua di Indonesia. Fasilitas ini kian membuat para pelanggan maupun pengunjung semakin tertantang.

Para karyawan PT Betjik Djojo Grup, misalnya. Mereka memanfaatkan momentum rekreasi tersebut dengan memilih lokasi outbond ini.

"Kami sengaja memilih tempat ini karena alami dan original tempatnya," kata Nasarudin, salah satu karyawan perusahaan tersebut. Pria yang menjabat sebagai Public Relation di perusahaan tersebut, mengaku cukup puas dengan fasilitas yang disediakan.

Lokasi outbond ini masih terbilang baru. Yakni, baru berdiri sekitar empat bulan lalu. "Namun kelebihan kami pada fasilitas peralatannya. Sesuai standar keamanan. Selain itu, instruktur juga berpengalaman," terang CEO Lembah Tentrem Outbond Indonesia, Hamim Tohari.

Diterangkan Hamim, latar belakang didirikan lembah tersebut ialah untuk pusat pengembangan manusia. Selain itu, pemberian materi diruang terbuka, mempermudah penyampaian dan penerimaan oleh peserta.

"Salah satu konsep ini adalah untuk mendekatkan ke masyakarakat dari berbagai kalangan. baik dari Pemerintahan, Pesantren, dan Pendidikan," katanya. (win/pul)

Berita Terkait

29-06-2017 | 16:04
Padat Merambat, Arus Balik di Jalur Wisata Pasuruan Menuju Malang
25-09-2015 | 13:41
Jalur Wisata Pasuruan Masih Membahayakan


Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber