Berita Terbaru :
Penyekap Berujung Penganiayaan Penyewa Mobil Rental, Begini Kronologisnya
Pemkab Magetan Rogoh Rp 4,5 Miliar Untuk Percantik Pasar Baru
KPU Sumenep Pastikan Honor PPK PPS dan PPDP Naik
Perawat Bojonegoro Meninggal Akibat Covid 19
Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Kasus Sekda Bondowoso
Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pemkot Surabaya Kebut Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Polisi Periksa Operator SPBU, Temukan Tangki Modifikasi di Mobil Terbakar
Sidak Pengunjung Tak Pakai Masker Disuruh Keluar Pasar
Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Semangat Gotong Royong Taklukan Sulitnya Medan di Lokasi TMMD
Kapal Perang Indonesia Dan Australia Saling Berhadapan Di Perairan
Tebar Benih Ikan Nila Dibekas Sungai Kumuh
   

Wakapolri Bilang Dua Desember Aksi Damai
Politik  Senin, 28-11-2016 | 13:15 wib
Reporter :
Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: dok jpnn
JAKARTA pojokpitu.com, Wakapolri Komjen Syafruddin optimistis demonstrasi Aksi Bela Islam Jilid III pada 2 Desember mendatang akan berlangsung damai.

"Dua Desember damai, itu yang pimpin ulama dan ustaz," kata Syafruddin usai bersilaturahmi dengan pihak Kedutaan Besar Kerajaan Jordan Al-hashimiah (Yordania) untuk Republik Indonesia di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/11).

Mengenai adanya isu makar yang kerap diembuskan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Syafruddin enggan mengomentarinya. "Jangan dibahas lah itu," imbuh dia.

Sementara itu, mantan Kalemdikpol ini juga berkomentar bahwa aksi 2 Desember akan terhindar dari tunggangan terorisme.

Sebab, katanya, Detasemen Khusus 88 Antiteror sudah melakukan langkah antisipasi. Densus, lanjut dia, sudah bergerak di belakang layar.

Karenanya, dia mengimbau, agar masyarakat tidak terjebak dengan isu adanya aksi teror pada demo 2 Desember.

"Sudah ditangani. Teroris ditangani secara khusus jangan dikaitkan yah. Sudah diantisipasi masing-masing. Teroris ditangani densus, aparat yang lain. Demo sudah ada pengamannanya," tambah dia.

Dia menerangkan, "pengamanan demo 2 Desember, umumnya sama seperti aksi 4 November lalu. Tidak ada perubahan pengamanan yang signifikan. Pengamannanya seperti kemarin lah. Ada asmaul husna dan tidak ada senjata," jelas dia.

Namun demikian, Syafruddin menjelaskan, saat ini Polri tengah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara demo 2 Desember seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Koordinasi utamanya adalah agar GNPF-MUI tidak Salat Jumat berjamaah di jalan protokol Ibu Kota.

"Sedang dibicarakan. Saya rasa ada titik temu yang baik nanti. Siang ini ada konferensi pers dari MUI. Silakan dimonitor," tandas dia. (Mg4/jpnn/pul)

Berita Terkait

Korban Investasi Bodong Aksi Dukungan Terhadap Pengadilan

Ratusan Massa Gelar Aksi Damai Tolak Pemindahan Kedubes AS di Peringatan Nakba

May Day, Buruh Gelar Aksi Damai dan Doa Bersama

Wakapolri Bilang Dua Desember Aksi Damai
Berita Terpopuler
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Peristiwa  4 jam

Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Olah Raga  13 jam

Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  22 jam

Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pilkada  4 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber