Berita Terbaru :
Pasien Corona di Pacitan Tembus 41 Orang, 2 Tambahan Anak-Anak dan Batita
Bantuan Jaring Pengaman Sosial Jatim Hanya 3 Bulan
Tersangka Pencurian Motor 5 TKP Ditangkap
Sebelas ASN, 4 TNI Positif Covid-19, Sebagian Sudah Sembuh
Polisi Ringkus Sindikat Pengedar Sabu-Sabu Antar Kota Jaringan Lapas
Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Ingin Menabah Subscribe, Youtuber Berujung Penjara
Belasan Truk Terjaring Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas
Puluhan Warga Positif Covid-19, Jalam Binor Kota Malang Terapkan PSBL
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
27 Kios di Pasar Sukorejo Ludes Dilalap Api
Isak Tangis Puluhan Tenaga Kesehatan Saat Melepas Perawat Meninggal Karena Covid 19
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
Kemenkes Keluarkan Tarif Rapid Tes Mandiri Rp 150 Ribu
   

Nikah Siri, Pasutri Ini Nekat Jadi Bandar Sabu
Metropolis  Senin, 21-11-2016 | 16:23 wib
Reporter : Arip Purwanto
Surabaya pojokpitu.com, Karena tak memiliki pekerjaan tetap, sepasang suami istri ini nekat menjalani profesi sebagai bandar narkoba. tidak tanggung tanggung, dari pengrebekan yang dilakukan di rumah kos tersangka, polisi mendapati sabu seberat 19,51 gram, atau senilai 24 juta lebih.

Butuh uang banyak untuk bisa mencukupi kebutuhan istri sirinya, yang memiliki gaya hidup mewah, Erwin Riswanto (42), pria pengangguran warga Jalan Sememi Surabaya, dan dibantu oleh sang istri sirinya, Umaiyah alias Mery nekat menjadi bandar narkoba.

Dari keterangan polisi, jaringan tersangka ini terbilang cukup licin. Bahkan polisi beberapa kali kesulitan untuk mengendus aktifitas tersangka. Karena tersangka selalu berpindah pindah tempat dan dalam mengedarkan sabu miliknya, tersangka juga menggunakan sistem ranjau, dan tidak pernah bertemu langsung dengan pembeli.

Atas informasi masyarakat,  dilakukan penggerebekan di tempat kos tersangka dan berhasil mendapati sebuah dompet kecil, yang berisi 1 poket besar sabu seberat 9,63 gram, dan 9 poket kecil sabu seberat 9,88 gram. Barang bukti sabu dengan berat total mencapai 19,51 gram ini, diperkirakan memiliki nilai mencapai lebih dari Rp 24 juta rupiah. Ini dikatakan AKP Redik , Kasat Resnarkoba Polres Tanjung Perak Surabaya.

Tiap bulan, tersangka mengaku bisa menjual lebih dari 20 gram sabu, atau bisa memperoleh keuntungan lebih dari Rp 6 juta rupiah. Uang keuntungan berjualan sabu ini, selanjutnya digunakan tersangka untuk bersenang - senang dengan istri sirinya tersebut.

Atas perbuatan memperdagangkan narkotika golongan 1 ini, kedua tersangka dijerat dengan undang - undang darurat narkoba, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara hingga hukuman mati.(end)

Berita Terkait

Nikah Siri, Pasutri Ini Nekat Jadi Bandar Sabu

Belum Selesai Rehabilitasi Narkoba Dijalani, Pemuda Nyambi Jadi Bandar Narkoba
Berita Terpopuler
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  2 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  5 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  6 jam

Relawan Peduli Warga Terdampak Covid Bagikan Sembako
Malang Raya  16 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber