Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kapolri Ancam Pecat AKBP Brotoseno dari Kesatuan Polri
Sabtu, 19-11-2016 | 15:50
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Penangkapan Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, AKBP Brotoseno, yang tertangkap tangan Divisi Propam Mabes Polri terkait dugaan kasus pungli dan korupsi cetak sawah di Ketapang-Kalimantan Barat mendapat perhatian khusus Kapolri.

Di sela-sela kegiatan bakti sosial kesehatan Polri di Gedangan-Sidoarjo, Sabtu siang, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnivian menegaskan, kasus AKBP Brotoseno saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan penyidikan di Bareskrim Mabes Polri.
 
Selain diperiksa dalam masalah pidana, perwira menengah polisi yang dikhabarkan pernah dekat dengan Angelina Sondakh ini juga akan menjalani pemeriksaan disiplin terkait masalah kode etik kepolisian di Mabes Polri .
 
Menurut Kapolri, jika nantinya yang bersangkutan mendapat vonis hukuman diatas 2 tahun, maka secara otomatis, Pamen Mabes Polri ini akan dipecat atau dikeluarkan dari kesatuan Polri. Apalagi jika dari hasil pemeriksaan masalah kode etik Polri, yang bersangkutan dinilai mencoreng nama baik kepolisian.(end)
 

Berita Terkait

15-05-2017 | 16:30
Terkait Dugaan Pungli SK Guru, Tim Penyidik Panggil Kepala Dindik
15-05-2017 | 16:27
Dugaan Pungli SK Kenaikan Pangkat Guru, Polres Masih Bungkam
04-04-2017 | 15:07
Sidang Dugaan Pungli Pelindo III Mulai Disidangkan di PN
31-03-2017 | 15:31
Polisi Bakal Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Pungli THD

19-11-2016 | 15:50
Kapolri Ancam Pecat AKBP Brotoseno dari Kesatuan Polri
08-11-2016 | 22:11
Inspektorat Terus Usut Dugaan Pungli BLH
01-11-2016 | 17:49
Terjaring OTT, Polisi Tangkap Pejabat Pelindo III Atas Dugaan Pungli
22-10-2016 | 05:25
Polisi Selidiki Dugaan Pungli SMPN 1 Sukodono

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber