Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

219 Pasutri Ikuti Nikah Massal
Selasa, 25-10-2016 | 05:21
Oleh : Miftahul Arifin
Pamekasan pojokpitu.com, Sebanyak 219 pasangan suami-istri yang menikah di bawah tangan di Kabupaten Pamekasan, dinikahkan ulang (Isbat) oleh pemerintah kabupaten setempat. Pernikahan ulang ini dilakukan lantaran masih banyaknya pasutri di wilayah setempat yang belum memiliki akta nikah.

Pasutri yang sudah hidup selama belasan tahun ini, mengawali gelaran nikah massal dengan melakukan kirab dari halaman depan Pemkab Pamekasan menuju pendopo Ronggosukowati Pamekasan. 

Dalam kirab tersebut, tidak sedikit pasutri yang turut serta menggendong putra-putrinya. Bahkan terdapat dua pasangan pasutri yang menggunakan pakaian ala pengantin pada umumnya dalam kirab tersebut.
Salah satu pasutri mengaku, kendati sudah 15 tahun menjalin hubungan rumah tangga dan sudah dikaruniai dua orang anak, dirinya tidak malu mengikuti gelaran nikah massal tersebut. Malah dirinya sangat bersyukur akhirnya pernikahan di bawah tangan yang sudah dijalani bisa diakui secara hukum oleh negara.

Sementara itu, Bupati Pamekasan, Ach. Syafii, mengatakan, nikah isbat dilakukan agar para pasutri ini tercatat dalam dokumen negara dan memiliki kartu nikah, Sebab, diketahui banyak pasutri di wilayahnya tidak memiliki akta nikah dan tidak tercatat di Kantor Urusan Agama setempat. 

Padahal, akta nikah tidak hanya berfungsi untuk pengakuan status nikah oleh negara saja, akan tetapi berfungsi untuk kelengkapan membuat administrasi kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), akta kelahiran, ataupun kepentingan dokumen kependudukan lainnya.

Diketahui, selain faktor biaya, masih banyak faktor lain yang mengakibatkan para pasangan suami istri di Pamekasan yang melakukan nikah di bawah tangan, tidak memiliki akta nikah. Warga tidak tahu pentingnya buku nikah, sengaja memang tidak mengurus. Bahkan ada warga yang mengaku menikah sudah dua kali dan pembuatan akta nikahnya dipersulit oleh aparat desa dan lain-lain.(end)

Berita Terkait


Nikah Massal, 15 Pasangan Ijab Qabul di Pendopo Kabupaten Tuban

143 Pasangan Suami Istri Ikuti Acara Pesta Nikah Massal

Puluhan Pasutri Ikuti Itsbat Nikah Massal

Nikah Massal, Yang Manula Tidak Mau Ketinggalan


Enam Pasangan Tua Ikuti Nikah Massal Gratis

219 Pasutri Ikuti Nikah Massal

Ratusan Pasangan Suami Istri Nikah Massal

Nenek 63 Tahun Ikuti Nikah Massal di Pasuruan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber