Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Tersangka selalu membawa celurit untuk menganiaya korbannya, jika melawan. Foto Moch Asrofi
Sepi Tidak Ada Orderan, Pawang Ular Nekat Merampok
Rabu, 05-10-2016 | 22:04
Oleh : Moch Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Lantaran sepi tidak ada orderan, seorang pawang ular asal Kota Blitar, nekat menjadi perampok. Tidak tanggung-tanggung, tersangka sudah melakukan aksinya belasan kali di beberapa kota besar di Jawa Timur.

Pelaku Agus Jitet (42), warga Kelurahan Sentul Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar, langsung diamankan oleh Satreskrim Polresta Blitar. Agus Jitet yang merupakan pawang ular ini, ditangkap petugas di daerah Lamongan, setelah menjadi DPO pihak Polresta Blitar sebulan terakhir, dalam kasus perampokan dan penjambretan.

Pria penuh tato ini, menjadi sindikat perampok antar kota bersama beberapa temannya, sejak orderan menjadi pawang ular sepi. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sebilah celurit, yang digunakan tersangka untuk beraksi, dan menganiaya korbannya jika melawan. Di hadapan petugas, tersangka mengaku terakhir melakukan aksi di Kota Blitar, pada Juli yang lalu.

Tersangka perampokan, Agus Jijet mengungkapkan, Setelah itu dirinya kabur ke Lamongan dan beraksi di sana. Dia nekat merampok karena orderan menjadi pawang ular sepi akibat musim penghujan.

Kasateskrim Polresta Blitar, AKP Dhanang Yudhanto mengungkapkan, tersangka kini harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya dan dijerat dengan pasal 365 kuhp tentang curas dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait


Sepi Tidak Ada Orderan, Pawang Ular Nekat Merampok

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber