Berita Terbaru :
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
Sebanyak 24 Warga Yang Kontak Fisik Dengan Orang Positif Virus Corona Diisolasi
   

Tidak Masuk Anggota Cabor Perpani, Ketua Perpani Jatim Bubarkan Club Panah
Olah Raga  Jum'at, 09-09-2016 | 16:48 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Menjelang Hari Olahraga Nasional ke 33 di Sidoarjo, Persatuan Panah Indonesia (Perpani) Provinsi Jawa Timur membubarkan paksa club panah yang dianggap ilegal tanpa izin menggelar latihan sertifikasi kemahiran memanah di Sidoarjo. Pasalnya, Club Indonesia Archery School Program (INA-SP) tidak terdaftar di pembukaan Haornas di GOR Delta Sidoarjo nanti malam.

Pembubaran paksa ini dilakukan oleh Ketua Persatuan Panah Indonesia (Perpani) Provinsi Jatim Denny Trisyanto. Ketua Perpani langsung menuju lokasi tempat latihan salah satu Club Indonesia Archery School Program (INA-SP) yang digelar lapangan futsal Bluru Kidul Sidoarjo.
 
Dalam kedatangan Ketua Perpani Jatim, Denny Trisyanto, menanyakan terkait izin kegiatan latihan sertifikasi kemahiran memanah yang diikuti puluhan atlet yang tergabung dari Club INA-SP. Club INA-SP tidak bisa menunjukkan surat resmi izin dari Perpani Jatim  dan Perpani cabang Sidoarjo sehingga diminta untuk membubarkan diri karena dianggap kegiatan ini ilegal meski Club INA-SP ini berdalih memeriahkan Haornas di GOR Delta Sidoarjo nanti malam.
 
Pembubaran ini juga sempat diwarnai adu mulut antara pengurus Perpani Jatim dan Club INA-SP dan nyaris bentrok. Namun, setelah Perpani Jatim penunjukkan surat AD ART peraturan bahwa kegiatan memanah harus izin sepengetahuan Perpani Jatim atau di Perpani cabang.
 
Setelah diberi arahan dari Ketua Perpani Jatim, Club Panah INA-SP langsung membubarkan diri karena dianggap ilegal. Terkait dana dan akomodasi atlet, Clup INA-SP akan mengembalikan penuh ke peserta latihan memanah. Ini dikatakan Rizal, Ketua Club Panah INA SP.

Sebelumnya, puluhan atlet panah dari Club INA SP ini berlatih di lapangan futsal Bluru Kidul Sidoarjo dengan harapan ikut memeriahkan Haornas di GOR Delta Sidoarjo. Namun, jalur yang dilakukan Club INA SP dianggap ilegal oleh Perpani Jatim karena tidak mengantongi izin resmi.(end)

Berita Terkait

Atlet Puslatda Ikuti LigaPora di Surabaya

Jaring Pemanah, Perpani Jatim Gelar Kejurda Terbatas

Pecahkan Rekor MURI, 30 Ribu Anak Panah Melesat dari 1000 Pemanah

Tidak Masuk Anggota Cabor Perpani, Ketua Perpani Jatim Bubarkan Club Panah
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  11 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  10 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  10 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber