Berita Terbaru :
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Korupsi Dana Desa Mantan Kades Ditangkap Polisi
Laka Beruntun 4 Truk Terjadi di Jalur Selatan Pasuruan, 3 Penumpang Luka-Luka
   

Pentas Dalang Cilik Refleksikan Hari Kemerdekaan
Sosok  Rabu, 17-08-2016 | 08:39 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Merefleksikan HUT Kemerdekaan RI ke 71, seorang dalang cilik menggelar pertunjukkan wayang. Gelar wayang dengan dalang dari siswa sekolah dasar ini mengingatkan kultur bangsa yang mulai digerus budaya asing. Foto Yus
Surabaya pojokpitu.com, Berangkat dari maraknya permainan online seperti pokemon go, salah satu sekolah dasar swasta di Surabaya, menggelar pertunjukkan wayang kulit. Uniknya, gelar wayang kulit ini dimainkan oleh seorang dalang cilik.

Pertunjukkan wayang dari dalang cilik Tio Artaq Arif Fian Hidayatullah menceritakan perjalanan bangsa saat menuju kemerdekaan. Tema HUT Kemerdekaan RI menjadi refleksi untuk perilaku remaja dan anak yang kini hampir melupakan kultur dan sejarah bangsa.

Menurut Roni Handoko, Guru Kesenian, keberadaan budaya barat dan permainan online membuat kearifan lokal serta budaya bangsa makin terpinggirkan. Dengan pertunjukkan ini, diharapkan mampu mengingatkan budaya bangsa dengan cara yang menyenangkan.

Dalam gelar wayang itu, dalang cilik Tio Artaq menceritakan penggalan perjalanan saat merebut kemerdekaan, sebagai kritik masuknya permainan pokemon go, yang makin menggeser karifan lokal. Pertunjukkan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan moral untuk kembali ke budaya bangsa untuk mengisi kemerdekaan. (pul)




Berita Terkait

Fikri Deva Saputra , Bocah Kelas 2 SD Yang Piawai Mendalang

Pendalang Cilik Perempuan Ini Menyabet Gelar Dalang Terbaik Se Indonesia

Puluhan Dalang Wayang Kulit Cilik Ikuti Fastival

Dalang Cilik Berprestasi Ini Bernama Fallah
Berita Terpopuler
Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  10 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  3 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  9 jam

Waspadai Potensi Bencana, Pacitan Pukul Kentongan Serentak
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber