Berita Terbaru :
Cairan Desinfektan Untuk Penyemprotan Dan Bilik Sterilisasi Dipastikan Aman
Dewan Kota Surabaya Soroti Kandungan Bahan Kimia Bilik Sterilisasi yang Dibuat Pemkot
Pemkot Surabaya Akan Terapkan Karantina Wilayah Cegah Covid 19
Kondisi Terkini Penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo
Jokowi Larang Warga Mudik ke Kampung Halaman
Bupati Banyuwangi Umumkan 1 PDP Positif Virus Corona
Empat Positif Covid-19, Petugas Gabungan Semprot Disinfektan di Wilayah Kecamatan Terdampak
Pemburu Biawak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai
Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Pasien Positif Covid 19, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah
Pastikan Tidak Lockdown, Targetkan Zero Covid-19
Anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Nilai APD di Magetan Masih Minim
Dinkes: Warga Mojopurno yang Dijemput Tim Medis BerAPD Sakit Flu Biasa
Habiskan Rp3,8 Miliar Jembatan Gempol Baru Sudah Rusak
Dari 38 Kabupaten Kota Sudah Ada 18 yang Zona Merah
   

Harga Kedelai dan Minyak Goreng Naik, Omset Produsen Tahu Anjlok
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 18-06-2016 | 08:42 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Sejumlah produsen tahu di Kabupaten Bondowoso mengalami penurunan omset di bulan Ramadhan ‎ini. Hal tersebut dikarenakan naiknya harga kedelai dan minyak goreng. Penurunan omset usaha hingga 30 persen dari hari biasa.

‎Sejumlah produsen tahu di Desa Gang Baru Kecamatan Tamanan  Kabupaten Bondowoso , mengeluh akibat menurunnya omset penjualan tahu sejak awal Ramadhan hingga saat ini.
 
Omset penjualan tahu  mengalami penurunan hingga 30 persen jika dibandingkan hari biasa sebelum Ramadhan. Hal ini disebabkan karena harga kedelai sebagai bahan pokok pembuatan tahu mengalami kenaikan dari Rp 6.000 menjadi Rp 6.600 per kilogram.
 
Sementara harga minyak goreng juga mengalami kenaikan, jika biasanya hanya Rp 8.500 per liter, saat ini naik menjadi Rp 10.800 per liter. 
 
Setiap harinya, home industri ini membutuhkan sekitar 50 liter minyak ‎goreng untuk menggoreng tahu. Untuk menekan kerugian yang lebih besar, pemilik usaha mengurangi produksi tahu dari 20 ribu potong menjadi 9.600 potong per hari. 

Diharapkan pemerintah bisa menstabilkan harga, khususnya komoditi kedelai dan minyak goreng, yang merupakan kebutuhan pokok pelaku usaha tahu.(end)
 

Berita Terkait

Harga Kedelai dan Minyak Goreng Naik, Omset Produsen Tahu Anjlok
Berita Terpopuler
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Akhirnya Ditahan Kejari Kabupaten Malang
Hukum  4 jam

Puluhan Peserta Kongres Demokrat Dites Corona, Begini Hasilnya
Politik  18 jam

Saran Misbakhun untuk Pemerintah demi Lindungi Pariwisata dari Efek Corona
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam

Tulungagung Konfirmasi Kasus Positif Covid 19 Pertama
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber