Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Harga Kedelai dan Minyak Goreng Naik, Omset Produsen Tahu Anjlok
Sabtu, 18-06-2016 | 08:42 wib
Oleh : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Sejumlah produsen tahu di Kabupaten Bondowoso mengalami penurunan omset di bulan Ramadhan ‎ini. Hal tersebut dikarenakan naiknya harga kedelai dan minyak goreng. Penurunan omset usaha hingga 30 persen dari hari biasa.

‎Sejumlah produsen tahu di Desa Gang Baru Kecamatan Tamanan  Kabupaten Bondowoso , mengeluh akibat menurunnya omset penjualan tahu sejak awal Ramadhan hingga saat ini.
 
Omset penjualan tahu  mengalami penurunan hingga 30 persen jika dibandingkan hari biasa sebelum Ramadhan. Hal ini disebabkan karena harga kedelai sebagai bahan pokok pembuatan tahu mengalami kenaikan dari Rp 6.000 menjadi Rp 6.600 per kilogram.
 
Sementara harga minyak goreng juga mengalami kenaikan, jika biasanya hanya Rp 8.500 per liter, saat ini naik menjadi Rp 10.800 per liter. 
 
Setiap harinya, home industri ini membutuhkan sekitar 50 liter minyak ‎goreng untuk menggoreng tahu. Untuk menekan kerugian yang lebih besar, pemilik usaha mengurangi produksi tahu dari 20 ribu potong menjadi 9.600 potong per hari. 

Diharapkan pemerintah bisa menstabilkan harga, khususnya komoditi kedelai dan minyak goreng, yang merupakan kebutuhan pokok pelaku usaha tahu.(end)
 

Berita Terkait


Harga Kedelai dan Minyak Goreng Naik, Omset Produsen Tahu Anjlok


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber