Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Wah ! Petani Ini Ciptakan Mesin Pembunuh Rumput Padi
Jum'at, 20-05-2016 | 07:22 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Seorang petani asal Kabupaten Nganjuk berhasil menciptakan alat inovasi pertanian berupa mesin pembunuh rumput yang biasa hidup di sela-sela tanaman padi. Mesin modifikasi ini dinilai mampu mematikan rumput hingga ke akar dan menjadi alternatif petani bila kesulitan mencari tenaga manusia.

Muhammad Lutfianto, petani asal Dusun Jeblug, Desa Ketawang, Kecamatan Gondang Nganjuk ini mewujudkan ide kreatifnya ketika ia kesulitan mencari tenaga manusia untuk mencabut rumput di sela tanaman padi miliknya.

Bapak satu anak ini, akhirnya memodifikasi alat mesin potong rumputnya menjadi alat pembunuh rumput.  Prinsip kerjanya, seperti traktor kecil yang bisa dijalankan dengan tenaga mesin rumput dan membasmi rumput yang hidup di sela-sela padi.

Untuk membuatnya, ia harus merakit roda penggiling, yang terbuat dari besi stainless, setelah itu dirakit. Sementara untuk tenaga pemutar rodanya berasal dari mesin rumput. 

Untuk ukuran lebarnya , ia memang menyesuaikan ukuran jarak tanam padi, agar bisa digunakan di sela tanaman padi dan tidak membahayakan tanaman padi.

Roda dan penggiling yang ada tersebut nantinya, berfungsi untuk menghancurkan rumput dengan cara digilas dan akan tercacah sehingga mati. Rumput yang sudah digilas tidak terbuang di sela padi, melainkan lengket di dalam mesin dan bisa dibuang di luar tanaman padi.

Inovasi ini merupakan salah satu temuannya dan telah menjalani beberapa kali tahap uji coba, sehingga menemukan rakitan mesin. Menurutnya, alat ini lebih efisien, karena untuk lahan ukuran seperempat hektare biasanya membutuhkan empat tenaga sosrok yaitu tenaga manusia untuk mencabut rumput dengan biaya Rp 200 ribu per hari untuk empat orang.

Sementara menggunakan mesin ini hanya dibutuhkan 1 orang dan bensin 5 liter saja. Dengan inovasi ini, pengerjaannya juga dua kali lebih cepat dibanding pengerjaan manual.

Meski belum dibuat secara massal, Lutfianto mengaku akan melayani petani yang ingin memiliki alat ini dengan biaya pembuatan Rp 700 ribu, harga tersebut belum termasuk mesin dieselnya. Ia berharap alat ini bisa membantu petani dalam usaha bercocok tanam padi, sehingga bisa lebih efisien  dengan hasil yang memuaskan.(end)

Berita Terkait


Wah ! Petani Ini Ciptakan Mesin Pembunuh Rumput Padi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber