Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

MARIO WUISANG_MBA-CLS
CLS Knights Surabaya Melaju Ke Babak Semifinal
Selasa, 17-05-2016 | 19:26 wib
Oleh : Ambari Taufiq
Jakarta pojokpitu.com, Laga playoff ronde pertama hari kedua Indonesian Basketball League (IBL) 2016 menghadirkan CLS Knights Surabaya lawan Satya Wacana Salatiga. Secara peringkat, CLS Knights berada di puncak sementara lawannya jauh di bawah. Satya Wacana berada di peringkat delapan. Namun, mereka sempat memberi perlawanan meski hasil akhir 62-52 menyatakan CLS KnightsSurabaya sebagai pemenang.

Dalam pertandingan itu , Jamarr Andre Johnson mencetak 16 poin di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta, Selasa (17/5/2016). Di tempat kedua, Mario Wuysang mencetak 12 poin. Sementara itu, Respati Ragil Pamungkas membantu Satya Wacana dengan perolehan angka terbanyak di pertandingan ini dengan 17 poin.
Sebelum laga di mulai, Satya Wacana menerima tiga penghargaan individu. Firman Dwi Nugroho menyabet dua gelar yakni Defesinve Player of the Year dan Most Improved Player of the Year.Sedangkana Pelatih Efri Meldi sukses merengkuh Coach of the Year.

"Penghargaan ini melibatkan voting dari 18 media terpilih (70%) dan juga berdasarkan statistik dari seri pertama hingga seri enam reguler season dan 30% dari kami,"ungkap Hasan Gozali selaku Komisioner IBL.

Kuarter pertama, M. Isman Thoyib membuka poin untuk CLS Knights. Satya Wacana pun tidak kalah semangat. Respati Ragil Pamungkas yang menjadi mesin pencetak angka timnya, mengeluarkan kemampuan tembakan tiga angkanya sejak awal. Ia memasukan setengah dari total empat tembakan. Jual-beli serangan pun tidak terhindarkan. Skor berakhir ketat 20-19 untuk Satya Wacana.

Selanjutnya perlawanan masing-masing tim cukup sengit. Namun, CLS Knights mulai menurunkan tim cadangan mereka di kuarter kedua. Mereka hanya mencetak dua angka di dua menit pertama sementara lawannya hanya mampu menambah satu.

Lima menit kemudian, Kepala Pelatih Wahyu Widayat Jati menurunkan pilar utama CLS Knights. Terlebih lagi, ia mengubah pertahanan mereka sampai menekan ke wilayah lawan. Satya Wacana mendapat tekanan dari awal mereka menyerang. Itu membuat mereka kesulitan sampai tertinggal cukup jauh. Margin delapan angka dari lawan tak terhindarkan. Kedudukan 36-28 masih untuk CLS Knights.
Setelah turun minum, CLS Knights melanjutkan keunggulan mereka. Sandy Febiansyakh memasukan tembakan tiga angka pertamanya di kuarter ketiga ini. Padahal di kuarter lalu ia gagal terus. Raihan tiga angkanya tidak mewah sampai pertandingan berakhir (18,18 persen).

Sementara itu, Musthofa Ramadhan dari Satya Wacana mesti berurusan dengan pelanggaran. Ia baru saja melakukan pelanggaran keempatnya dan menepi sementara. Ia baru bermain lagi di menit-menit akhir kuarter ini dengan satu nyawa tersisa. Kedudukan 47-38 untuk CLS Knights.


Akhir kuarter, tetap ada perlawanan dari kedua tim. Hanya saja CLS Knights terus memimpin. Tidak ada lagi pemandangan skor ketat. Field goal andalan Satya Wacana, Respati Ragil, juga tertahan di 20,83 persen. CLS Knights memenangkan duel dengan hasil akhir 62-52.


"Puas karena menang," ujar Wahyu soal kemenangan itu. "Tapi, untuk hasil tidak puas. Sebenarnyagameplan sudah berjalan, tapi anak-anak kurang lepas. Pressure itu memang perlu. Kelak dengan adanya itu akan terbiasa."

Meski kalah Satya Wacana mengaku telah mengeluarkan kemapuan terbaiknya dan berharap musim depan mereka akan kembali lolos ke babak playoffs dengan peringkat yang lebih baik lagi.

 "Kami sudah berhasil meredam fast break lawan, tapi kami kalah dalam ofensif rebound, namun saya berterima kasih kepada para pemain yang telah berjuang dengan sekuat tenaga,"komentar Efri Meldi.

"Ini merupakan playoffs pertama kami, jadi mungkin kami demam panggung. Tapi semuanya sudah memberikan yang terbaik untuk Satya Wacana Salatiga," kata Firman Dwi Nugroho center andalan Satya Wacana Salatiga yang juga bersyukur atas dua penghargaan yang ia raih sore tadi.

Lebih lanjut Efri Meldi juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media atas pemberitaan timnya selama ini dan juga kepada rekan-rekan media yang telah memilihnya sebagai pelatih terbaik musim ini.


"Ini bukan tujuan saya untuk mendapatkan penghargaan, tapi saya berterima kasih kepada IBL dan juga rekan media yang telah memilih saya dan juga yang selalu meliput tim Satya Wacana Salatiga. Para pemainlah yang membuat saya mendapatkan penghargaan ini,"imbuhnya

Efri juga menambahkan, musim depan ia berkomitmen untuk tetap di Satya Wacana. 
  
Dengan demikiran, CLS Knights berhak melaju ke semifinal, Sabtu (21/5/2016), akibat format twice to beat. Mereka tinggal menunggu hasil Satria Muda Pertamina Jakarta kontra Garuda Bandung. Kedudukan saat ini 1-0 untuk Satria Muda.


Most Improved Player
1st.Firman Dwi Nugroho (Satya Wacana Salatiga) 405 suara
2nd.M. Rizal Falconi (Garuda Bandung) 314
3rd.Daniel Timothy Wenas (Garuda Bandung)
Defensive Player of The Year
1st. Firman Dwi Nugroho (Satya Wacana Salatiga)370
2nd. Galank Gunawan (Garuda Bandung) 348
3rd. Jamarr Andre Johnson (CLS Knights Surabaya) 284
Coach of The Year
1st. Efri Meldi (Satya Wacana Salatiga) 364
2nd. Wahyu Widayat Jati (CLS Knights Surabaya) 337


Berita Terkait


CLS Knights Surabaya Melaju Ke Babak Semifinal


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber