Berita Terbaru :
Ratusan Seniman Mengelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balaikota Surabaya
Begini Kronologis Warga Ponorogo Terkena OTT Kejaksaan
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
Selama 1 Bulan, 2.296 Masyarakat Bojonegoro Ikuti Rapit Test Gratis
Bantu Siswa Belajar Daring, Kelurahan Siapkan Wifi Gratis
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
   

Pasca Bebas, Ongen Kembali Rancang Kapal Tanpa Awak...
Teknologi  Senin, 16-05-2016 | 13:30 wib
Reporter :
Sketsa kapal tanpa awak buatan Ongen. Foto: elfany/JawaPos.com
Jakarta pojokpitu.com, Pascabebas dari Rutan Cipinang, Yulian Paongan alias Ongen kembali aktif merancang dan memproduksi kendaraan tanpa awak. Kini dia sedang fokus mematangkan desain untuk kapal tanpa awak yang digagasnya ketika masih mendekam di balik terali besi.

Kapal yang dirancang untuk mengawasi perbatasan ini, kata Ongen, punya endurance 10 jam dan kecepatan 10 knot. "Kapal ini juga memiliki kamera canggih dan bisa bawa rudal," kata Ongen kepada wartawan, Minggu (15/5).

Rencanannya kapal dengan panjang 17 meter dan lebar 6 meter ini akan mulai dibuat prototypenya bulan Agustus 2016 mendatang 

"Ini merupakan desain, kita akan buat prototypenya terlebih dahulu. Semoga ini bisa membantu pertahanan Indonesia," ujar Ongen.

Ide pembuatan kapal ini muncul setelah Ongen sukses membuat pesawat tanpa awak (Drone) yang saat ini tengah proses akhir produksi untuk keperluan Kementerian Pertahanan. 

"Sebagai negara yang 2/3 nya laut, maka kita membutuhkan alutsista yang canggih, drone dan kapal tanpa awak ini semoga bisa menjadi jawaban, akan masih kurangnya kekuatan pertahanan laut kita," tegas doktor maritim lulusan IPB ini.

Ongen mengaku sebagai anak bangsa dan akdemis yang bergerak di bidang kelautan tentu menginginkan Indonesia benar-benar berjaya tidak hanya di darat dan udara, laut sebagai halaman depan bangsa ini maka harus menjadi prioritas utama.

"Saya berharap ide kapal tanpa awak ini kembali mendapat dukungan masyarakat. Mari kita jadikan bangsa Indonesia yang tangguh, berdaulat dan disegani bangsa luar," tutup bekas jurnalis ini. (elf/JPG/dil/jpnn/mud)

Berita Terkait

Tiga Kapal Tanpa Awak ITS Siap Berlaga di Kontes Kapal Cepat Nasional

Pasca Bebas, Ongen Kembali Rancang Kapal Tanpa Awak...
Berita Terpopuler
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  1 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  54 menit

Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  12 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber