Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Lima orang warga Ngawi yang menjadi korban perdagangan manusia ke Pulau Fiji tiba di Ngawi. Foto/ Budi S
Korban Human Trafficking Minta Bosnya Ditangkap
Sabtu, 14-03-2015 | 14:06 wib
Oleh : Budi Setyono
Ngawi pojokpitu.com, Lima orang warga Ngawi yang menjadi korban perdagangan manusia ke Pulau Fiji, bagian selatan samudera pasifik, tiba di Kabupaten Ngawi. Untuk pendataan dan pembinaa, seluruh korban langsung di bawa ke kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat.

Kelima TKI ilegal ini kemudian dibawa ke salah satu ruangan untuk dilakukan pendataaan dan mendapatkan pembinaan. Mereka awalnya berangkat pada tanggal 24 Desember 2014, dari Surabaya menuju ke Pontianak Kalimantan. Setelah hampir dua minggu menunggu, bersama rombongan lainnya, lima warga Ngawi kemudian diselundupkan menuju Kucing Malaysia pada tanggal 4 Januari, melalui pintu perbatasan, yang tidak terlalu ketat pemeriksaannya. Dari sana mereka dijemput Abdullah Muas, untuk diterbangkan melalui Kuala Lumpur ke negara Kepulauan Fiji, setelah ganti pesawat di Hongkong.

Setelah sampai di negara Fiji pada tanggal 6 Januari, mereka sempat bekerja selama satu setengah bulan, Namun ternyata tidak sesuai dengan harapan, baik dari gajinya maupun pekerjaan yang telah dijanjikan. Padahal sebagian dari mereka, sudah ada yang mengeluarkan dana agar bisa bekerja ke luar negeri.

Para tenaga kerja ini, baru tahu statusnya ilegal setelah sampai di kota Sufa negara kepulauan Fiji.  Merasa tertipu, mereka lapor ke KBRI yang diteruskan ke kantor imigrasi Fiji, dan dipulangkan pada tanggal 25 Pebruari menuju Jakarta lewat Sdney Asutralia.

"Kami berharap, otak penyelundupan manusia , yaitu Abdullah Muas, warga Malysia ditangkap,"kata  Subandi korban perdagangan manusia

Diharapkan Mabes Polri bekersama dengan Interpol, untuk memburu Abdullah Muas, yang merupakan salah aktor penting dalam sindikat perdagangan manusia di Asia Tenggara.(pul)



Berita Terkait


Robot Ichiro, Bisa Main Bola dan Angkat Beban

Polda Bongkar Sindikat Human Trafficking Kawasan Wisata Prigen, 4 Korbannya Masih di Bawah Umur

Jaringan Buruh Migran Tuding PJTKI Lakukan Human Traficking

Janjikan Pekerjaan, ABG Malah Dibawa Ke Lokalisasi


Polda Bongkar Sindikat Human Trafficking Kawasan Wisata Prigen, 4 Korbannya Masih di Bawah Umur

Jaringan Buruh Migran Tuding PJTKI Lakukan Human Traficking

KNKT: Kecelakaan Air Asia Bukan Human Error

Tenggelamnya KM Wihan Sejahtera Murni Human Error Kesalahan Nahkoda
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber