Berita Terbaru :
Antisipasi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Polisi Bagikan Masker di Pasar Tradisional
KPU Surabaya Ajukan Tambahan Anggaran Untuk Tahapan Pilkada Di Masa Pandemi Covid-19
Terpapar Covid 19, Satu Keluarga di Gubeng Kertajaya Meninggal
Rapid Test Massal Warga Pasar Taman, 10 Orang Pertama Rapid Tes, 8 di Antaranya Reaktif
Puluhan User Perumahan di Kawasan Sukodono Tertipu Pengembang
Puluhan Mahasiswa Keperawatan dan Keluarga Korban Pembunuhan Demo Ke Pengadilan Negeri Sidoarjo
Dilarang Keluar Rumah, Seorang Warga di Ngawi Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Belasan Pasien Covid-19 Dari Tenaga Medis dan Keluarga Dinyatakan Sembuh
Ikhlas Nabung Selama 10 Tahun, Wanita Pedagang Kue Batal Berangkat Haji
ASN Lingkungan Pemkab Jember Rapid Test Massal
Menko PMK Tinjau Penyaluran BST Di Kota Malang
Disparta Tinjau Persiapan Hotel Yang Akan Kembali Buka
Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test Ulang
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
   

MENARIK, Miniatur Vespa Congo Tembus Sabang Hingga Merauke
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 07-05-2016 | 11:47 wib
Reporter : Anas Muslimin
Miniatur vespa congo dikemas dan siap kirim ke pemesan. pembelinya mulai kalangan pelajar hingga mahasiswa, dari Sabang hingga Merauke dengan cara on line. Foto Anas
Pasuruan pojokpitu.com, Berawal dari hoby mengendarai scooter, 2 pemuda dalam satu keluarga di Pasuruan, sukses membuat miniatur vespa congo. Di rumahnya cukup sederhana, di jalan raya surabaya-malang, tepatnya di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Memang, sekilas scooter ini  mirip dengan aslinya, karena memiliki bentuk dan aseksoris lengkap. Namun, yang membedakan tak bisa  dikendarai. Ya, miniatur karya Rudi Hariawan (32) dan Wawan Agus Sulistiyo(27) menjadi bagian karyanya yang kini sudah menjadi bagian dari aktivitas ekonominya.

Ide ini,  muncul dua bersaudara ini keduanya menjadi pencinta vespa hingga aktip  mengikuti pertemuan atau jambore  pencinta vespa di kota besar di Jawa dan Bali. Nah, mereka mulai mencoba membuat minitur vespa dari timur tengah, 8 tahun lalu. Selain banyak peminatnya, keberadaan vespa congo langka. Karena dulunya yang memiliki hanya pasukan Garuda, anggota TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB . Salah satu pemberian dari pemerintah Congo, di era tahun 60-an.

Untuk membuat miniatur cukup sulit, karena membutuhkan  bakat seni serta ketelatenan. Awalnya, dicetak mulai dari body, stir dan  mesin serta roda dengan dari bahan fiber glass yang sudah disediakan. Setelah itu, dihaluskan dari cetakan tersebut, kemudian dicat bervariasi terus dijemur, hingga kering.
   
Untuk menambah seninya, diberi variasi, dipasang asesoris seperti stir, standart atau jagang , mesin, dan roda bang depan belakang.  Menurut Tiyo pengerajin miniatur vespa congo, selanjutnya dikemas dan siap kirim ke pemesan, mulai kalangan pelajar hingga mahasiswa,  dari Sabang hingga Merauke dengan cara on line.

Untuk harganya tergolong murah, yakni Rp 150 ribu per biji belum ditambah ongkos kirim. Tak heran jika omsetnya dapat menghasilkan Rp 10 juta setiap bulannya.  (pul)



Berita Terkait

MENARIK, Miniatur Vespa Congo Tembus Sabang Hingga Merauke

Upaya Pecinta Skuter Lestarikan Vespa Congo yang Jadi Kebanggan Pasukan Garuda
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  11 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  9 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  8 jam

Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber