Berita Terbaru :
Puluhan Warga Positif Covid-19, Jalam Binor Kota Malang Terapkan PSBL
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
27 Kios di Pasar Sukorejo Ludes Dilalap Api
Isak Tangis Puluhan Tenaga Kesehatan Saat Melepas Perawat Meninggal Karena Covid 19
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
Kemenkes Keluarkan Tarif Rapid Tes Mandiri Rp 150 Ribu
Sempat Dirawat Terpapar Covid-19, Kepala Dinas DP5A Surabaya Meninggal Dunia
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Telat Ditangani, Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan
Angka Kematian Covid Mulai Turun, Namun Jumlah Positif Covid Terus Mengalami Kenaikan
Sebuah Rumah Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik
Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Bioplastik Kurangi Sampah Plastik Makanan
Ular Piton Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga
   

Motor Listrik Buatan Indonesia Mudah Ganti Baterai
Otomotif  Jum'at, 06-05-2016 | 07:44 wib
Reporter :
Surabaya pojokpitu.com, Soal pengisian baterai GESITS, Kepala Laboratorium Sistem Otomasi Industri ITS Muhammad Nur Yuniarto mengatakan, sangat mudah. Jika recharge menggunakan listrik PLN, waktu yang dibutuhkan hanya 1,5 hingga 2 jam.

Opsi lain, pengisian baterai dilakukan dengan sistem swap. Artinya, baterai cukup dilepas, lalu ditukar dengan baterai yang baru. Nantinya, konsep yang diusung Garansindo tidak menggunakan charger. Melainkan tukar baterai.

"Seperti mengisi gas elpiji atau air mineral galon. Kita beli isinya. Nah, ini kita beli energinya. Dan, ini tanpa emisi gas buang," tutur Nur pada Jawa Pos, Rabu (4/5) kemarin.

Terobosan yang tidak kalah menarik adalah cara mendapatkan energi listrik isi ulang baterai. Pengguna cukup mendapatkannya di toko-toko seperti Alfamart atau SPBU.

Soal bodi motor, Nur mengakui, prototipe GESITS masih cukup berat. Saat ini berat motor 120 kilogram. "Ini karena dari pelat. Nanti dibuatkan dari fiber atau karbon. Targetnya, berat tidak sampai 100 kilogram," jelasnya.

Lantas, bagaimana dengan bagasi? Nur mengakui, jok motor digunakan untuk tempat baterai. Karena itu, bagasi belum tersedia. "Mungkin nanti pakai keranjang seperti motor-motor di luar negeri," tuturnya. (puj/end)


Berita Terkait

Uji Jalan Surabaya - Bali, Motor Listrik Gesits Bakal Saingi Motor Lain

Motor Listrik Buatan Indonesia Mudah Ganti Baterai
Berita Terpopuler
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  3 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  4 jam

Relawan Peduli Warga Terdampak Covid Bagikan Sembako
Malang Raya  14 jam

Bupati Malang Sebut 300 KK Sudah Memanfaatkan Gas Methane Gratis
Politik  12 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber