Berita Terbaru :
Kadinkes Kabupaten Malang Sebut Adanya Penurunan Kasus Selama PSBB
Pasca Lebaran, Harga Daging Sapi dan Ayam Relatif Stabil
Menuju New Normal, Polwan Blitar Sisir Tempat Keramaian
Produsen Rokok Terdampak Pandemi Covid-19, Produksi Turun 40 Persen
Penerapan New Normal Bidang Industri di Jatim
PPDB Online, Baru 4 SMPN Penuhi Pagu Pendaftar Siswa
Tahun Ajaran Baru Mulai 13 Juli 2020
Sebanyak 200 Orang Warga Rungkut Ikut Tes Swab Dengan Mobile PCR BNPB
98 Persen Perawat Klaster TKHI di Asrama Haji Sembuh
Pemkab Fungsikan Kampus Stikes Jadi Ruang Isolasi
Dokter di Surabaya Meninggal Dunia Berstatus PDP
Kebutuhan Padi di Jatim Masih Surplus, Hanya Kedelai yang Kekurangan
Sejak Pandemi Covid 19, Angka Ibu Hamil di Jatim Meningkat Tajam
Suami Pasien Nomor 4 Terkonfirmasi Positif Covid 19
Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
   

Rupiah Melemah, Pengrajin Hentikan Ekspor Kerajinan
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 13-03-2015 | 20:43 wib
Reporter : Hermawan Mustika
Jember pojokpitu.com, Melemahnya kurs rupiah terhadap dolar ternyata cukup berpengaruh pada kalangan pengrajin tongkat dan keris antik yang berskala eksport di Jember.

Imron Pribadi perajin tongkat dan keris antik asal desa Balung Tutul Jember ini mengaku, merasa dirugikan dan terpikul akibat melemahnya nilai rupiah terhadap dollar. Sebelum melemahnya nilai rupiah terhadap dollar, Imron Pribadi setiap minggunya selalu mengeksport produk kerajinannya. Mulai dari kalung kayu, gelang kayu, cincin kayu, tongkat kayu dan juga keris antik ke beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Hongkong  dan Eropa.
 
Melemahnya nilai rupiah seperti saat ini, dirinya menghentikan pengiriman, karena biaya pengirimannya relatif mahal dan harga produksinya tetap memakai harga lama.

Dengan kondisi seperti itu, jika Imron memaksakan melakukan pengiriman, justru akan rugi. Terbukti beberapa kali pengiriman mengalami kerugian hingga 30 persen dari biaya operasional.
 
"Meskipun demikian, saat ini masih tetap memproduksi berbagai kerajinan kayu meskipun tidak melakukan pengiriman ke luar negeri, hingga nilai rupiah kembali normal," kata Imron Pribadi.(pul)



Berita Terkait

Terdampak Virus Corona, Eksport Kripik China Terhenti

INDEF Keliru, Indonesia Justru Jadi Negara Eksportir Beras

Menarik, Tas Cantik Dari Daun Pandan Siap Eksport

Chile Tetapkan Standar Eksportir Mamin dari Indonesia
Berita Terpopuler
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Kesehatan  9 jam

Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Peristiwa  5 jam

Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Peristiwa  8 jam

Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber