Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Tampilan website resmi KPAI yang diserang hacker. FOTO: jawapos.com
Simak Nih! Hackers Tinggalkan Pesan untuk KPAI
Senin, 02-05-2016 | 16:14 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, TERHITUNG sejak Minggu (1/5), website resmi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dibobol hackers. Para peretas itu lantas mengubah tampilan www.kpai.go.id menjadi warna hitam dengan gambar sketsa kelelawar di bagian atas.

Tidak hanya itu, hacker juga memasukkan backsound dengan lagu metal. Uniknya lagi, pelaku ini juga menuliskan sebuah pesan dalam tampilan situs www.kpai.go.id tersebut.

"Zuhahaha.. Youre drunk? Fix ur sec first b4 talking about game (Kira-kira masksudnya: Kalian mabuk? Perbaiki keamanan kalian dulu sebelum berbicara tentang game)" tulis peretas dalam situs KPAI yang di-hack tersebut.

Bisa jadi, ini adalah bentuk perlawanan hackers yang kelas dengan pernyataan KPAI mendukung pemblokiran game online.

Karenanya, pelaku peretasan situs itu mengingatkan agar KPAI tidak usah ikut campur mengenai game online.

Diketahui sebelumnya, pihak KPAI memang telah menyatakan dukungannya agar game online diblokir. Sebab, game online yang beredar saat ini dinilai banyak mengandung unsur kekerasan. Hal itu tentu sangat berdampak buruk bagi anak. Selain itu, juga dapat memunculkan perilaku agresif pada anak.

Wacana pemblokiran game online sendiri awalnya diusulkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Setidaknya ada 15 game yang beredar saat ini berisi kekerasan dan berbahaya untuk anak-anak.

Game-game yang berbahaya untuk anak-anak itu adalah World of Warcraft, Call of Duty, Point Blank, Cross Fire, War Rock, Counter Strike, Mortal Combat, Future Cop, Carmageddon, dan Shelshock. Kemudian Raising Force, Atlantica, Conflict Vietnam, Bully, dan yang tak kalah populer Grand Theft Auto (GTA). (fab/JPG/pul)


Berita Terkait


Komnas Perlindungan Anak Terus Monitor Penanganan Perkara

Tantang Guru, KPAI Sarankan Pendidikan Karakter Anak Dikuatkan di Sekolah

KPAI Minta Usut Kasus Kekerasan Terhadap Siswi di Mojokerto

Darurat ! Angka Kekerasan Seksual Anak di Sekolah Tinggi


KPAI Minta Usut Kasus Kekerasan Terhadap Siswi di Mojokerto

KPAI: Stop Perpeloncoan dalam MPLS

LPSK dan KPAI Kunjungi Anak Korban Terduga Teroris di Rumah Sakit Bayangkara

Kecam Keras Mutilasi Bocah SD, KPAI Minta Pelaku Dihukum Berat

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber