Berita Terbaru :
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
   

Mangkir, Disnaker Surabaya Gagal Mediasi Pelindo III
Metropolis  Kamis, 21-04-2016 | 17:19 wib
Reporter : Edwin Jaka
Surabaya pojokpitu.com, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya gagal melakukan pemanggilan terhadap PT. Pelabuhan Indonesia III Surabaya. Proses mediasi antara manajemen BUMN Pelabuhan dengan perwakilan tenaker, harus tertunda.

Sedianya, proses pemanggilan tersebut dijadwalkan pukul 10 pagi tadi (21/4). Namun selang satu jam, perwakilan dari 224 tenaga kerja yang dinonjobkan telah hadir. Demikian pula  pihak pengawas tenaga kerja dari Disnaker Surabaya.

"Niat kami baik, agar ada mediasi antara perusahaan dengan para pekerja. Sayangnya, kami baru mendapat info pihak Pelindo III tidak bisa hadir," kata Pengawas Tenaker, Sofyan Hasibuan.

Dikatakan Sofyan, gagalnya pemanggilan ini lantaran pihak manajemen hadir dalam pemanggilan oleh Disnaker Provinsi Jatim, dengan  waktu pemanggilan bersamaan.

Pria berdarah Sumatera Utara ini, harus menahan kekecewaan. "Kan proses di kami (Disnaker Surabaya, Red) belum selesai. Kenapa justru hadirnya di provinsi. Ada apa ini?"  tanya Sofyan.

Terpisah, Ketua Serikat Pekerja Pelindo III, Reino Andriano, menyatakan, sejauh ini proses mediasi penting dilakukan. Pasalnya, para pekerja mempertanyakan alasan pemindahan tenaker ke anak perusahaan Pelindo III,  yakni, PT. Pelindo Daya Sejahtera (PDS).

Nah, ada 224 tenaker yang menolak, dikatakan Reino, justru dinonaktifkan. "Sekarang kami sudah dapat SK 80 persen bekerja di semua core bisnis Pelindo 3, tiba-tiba dipindah. Terutama status kawan-kawan masih belum jadi karyawan," terang Reino.

Sementara, Kepala Disnaker Kota Surabaya, Dwi Purnomo mengatakan atas ketidakhadiran tersebut, pemanggilan ulang akan dijadwalkan. "Adanya mediasi ini penting. Agar persoalan bisa terselesaikan dengan baik," katanya.(end)

Berita Terkait

Pihak Kades Mediasikan Soal Laporkan Dugaan Penyelewengan Uang PKH

Direksi Perhutani Lakukan Mediasi Secara Tertutup

Minta Ganti Rugi, LSM Jobranti dan EMCL Gelar Mediasi

Meditasi Lebih Ampuh Atasi Nyeri Punggung
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  13 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  12 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  11 jam

Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Teknologi  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber