Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Opini 

Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini
Selasa, 12-04-2016 | 12:21 wib
Oleh : Nova Sari
Surabaya pojokpitu.com, Kota Surabaya di bawah kepemimpinan walikota Tririsma Harini mulai nampak hijau dan tertata. Hampir semua sudut kota Surabaya banyak kita jumpai taman-taman yang menyejukkan mata.

Tak hanya soal penghijauan saja,namun juga dari sisi kebersihan dan pengelolaan lingkungan,kota Surabaya mulai berbenah. Karena bila lingkungan tidak dibenahi maka akan timbul bencana.Salah satunya banjir,polusi udara dan sebagainya.

Belajar soal pengelolaan lingkungan,pemerintah kota Surabaya tak segan-segan berguru pada sister citynya yaitu pemerintah kota Kitakyushu, Jepang. Kota Kitakyushu yang berada di wilayah perfektur Fukoka sebelumnya dikenal sebagai salah satu kota yang terpolusi,kini setelah berjuang bersama-sama antara pemerintah,pihak swasta dan warganya kota yang dulunya dijuluki grey city berubaj menjadi green city.

Semua proses perubahan kota dari yang terpolusi hingga menjadi yang terbersih diabadikan dalam museum lingkungan. Di museum tersebut tak hanya dipajang aneka bahan polutan atau yang menyebabkan pencemaram udara,namun juga disediakan diorama yang bercerita tentang kehidupan kota. Menariknya di museum juga disediakan mainan anak-anak yang mengandung unsur pendidikan. Sehingga sejak dini mereka belajar bagaimana mencintai lingkungan,dampak yang bisa berakibat kerusakan lingkungan,maupun bagaimana mereka mengelola sampah hingga menjadi barang yang bisa digunakan kembali.

Hal yang bisa kita ambil pelajaran dari warga kitakyushu bahwa mereka menanamkan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Hal ini bisa menjadi contoh bagi warga Surabaya juga.

Hal yang bisa dilakukan oleh orangtua dalam mengenalkan pendidikan lingkungan pada anak diantaranya :
1. Hemat penggunaan air bersih. Contoh mematikan air pam ketika bak air sudah penuh,atau bisa juga memanfaatkan air bekas cucian beras maupum cuciam sayuram untuk menyiram tanaman.

2. Mengenalkan pengelolaan sampah
Mengenalkan pengelolaan sampah pada anak bisa dengan cara menyenangkan. Misalnya meminta anak untuk memisahkan sampah kering berupa kertas atau plastik bungkus permen di tempat terpisah. Sementara sampah seperti kulit buah ditempatkan pada tempat sampah basah. Botol plastik bekas minuman di tempatkan di sampah tersendiri.

3. Mengajari anak untuk memanfaatkan sampah kering.
Orangtua bisa mengajarkan kepada anak untuk memanfaatkan barang-barang bekas. Misalnya memanfaatkan kotak sepatu bekas untuk dibuat tempat tissue. Botol plastik bekas bisa dibuat bahan vas bunga,dan sebagainya. Hal terpenting bukan pada bahan yang digunakan,namun pada keterlibatan anak dalam membuat kerajinan. Ikatan antara orang tua dan anak semakin erat. Selain itu,melatih ketrampilan dan keuletan anak.

4. Merawat tanaman yang ada.
Terkadang menanam lebih mudah daripada merawat. Nah,agar anak mencintai lingkungan sebaiknya diajak juga untuk merawat tanaman yang ada.

Hal- hal tersebut merupakan sebagiam dari kegiatan yang bisa dilakukan oleh para orangtua. Tak hanya cinta terhadap lingkungan,namun ikatan antara orangtua dan anak bisa terjalin dengan baik melalui aktivitas bersama.(pul)



Berita Terkait


Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber