Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Chusainuddin, Anggota Kkomisi B DPRD Jatim,
Dewan Desak Pemerintah Gelontor Program ekonomi kreatif
Senin, 04-04-2016 | 11:03 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, untuk mengoptimalkan pelaku umkm (usaha mikro, kecil dan menengah) Pemprov jatim di APBD 2016 menggelontorkan Alokasi anggaran sebesar Rp 400 miliar untuk Program bank umkm yaitu kredit dengan bunga ringan, sayangnya hingga detik ini banyak masyarakat di daerah terutama pelaku umkm tidak mengetahui Program tersebut. Chusainuddin, anggota komisi b dprd jatim, menyampaikan, banyak masyarakat yang tidak paham, bahkan tidak mengetahui adanya Program bank umkm yaitu kredit lunak dengan bunga ringan di Bank BPR di kab/kota di jatim, imbasnya Program tersebut tidak bisa diserap masyarakat terutama para pelaku umkm.

"Di jatim ini banyak potensi pelaku umkm yang membutuhkan modal untuk membesarkan usahanya, harusnya Program Pemprov jatim di tahun 2016 dengan mengerojok anggaran sebesar Rp 400 miliar untuk umkm bisa menopang para pelaku umkm, tapi dikarenakan minimnya sosialisasi dari Pemerintah ataupun pihak bank menjadikan masyarakat banyak yang tidak mengetahui, imbasnya Program tersebut tidak bisa diserap dengan baik," ujar Politisi dari fraksi pkb ini.

Chusainuddin menambahkan, yang dialami para pelaku umkm tidak hanya kesulitan dalam mencari tambahan modal, bantuan pemberdayaan umkm pun sangat mereka butuhkan, karena yang terjadi di lapangan mayoritas umkm dalam berproduksi sampai packging hingga pemasaran masih Mengunakan cara tradisional, padahal produk mereka berpotensi untuk bisa bersaing di pasar.

"Pemerintah harusnya menggenjot Program ekonomi kreatif dengan mengoptimalkan berbagai potensi yang ada dengan melakukan pelatihan kewirausahaan, mulai dari pelatihan produksi dengan cara modern, packging yang menarik dan mampu bersaing di pasar lalu mengawal pemasarannya, sehingga skala jual para pelaku umkm bisa lebih luas, dengan begitu secara otomatis lapangan pekerjaan terbuka lebar, kesejahteraan para pelaku usaha kecil meningkat, dan yang terpenting lagi pertumbuhan ekonomi jatim pun tumbuh dengan baik," pintanya.(pul)



Berita Terkait


Tingkatkan Produktivitas UMKM, Disnakertrans Sampang Gelar Pelatihan

Dewan Jatim Desak BI Hapus Black List UMKM

Pelaku UMKM Kecamatan Sedati Belajar Bisnis Online

Festival Kreatif Indonesia Untuk Fasilitasi UMKM


Dorong UMKM Naik Kelas Presiden Jokowi Luncurkan PPH Final

HIPMI Menyambut Positif Jokowi Pangkas Pajak UMKM jadi 0,5 Persen

Kabar Baik Nich, Presiden Pangkas PPh UMKM Jadi 0,5 Persen

Dewan Jatim Desak BI Hapus Black List UMKM
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber