Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Icip - Icip 

Serunya Berburu Belalang Kayu Jati, Untuk Masakan Oseng-Oseng
Rabu, 23-03-2016 | 10:53 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Warga di pinggiran hutan Nganjuk memiliki kebiasan unik setahun sekali, tepatnya pada masa panen padi pertama. Mereka berburu belalang kayu jati di hutan pada malam hari. Belalang hasil tangkapannya itu dijual dan disantap bersama keluarga dengan diolah menjadi masakan oseng-oseng belalang.

Puluhan warga pinggir hutan Dusun Kepuh Telu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk ini, sejak pukul 18.00 WIB sudah berkumpul di pinggir hutan, guna persiapan berburu belalang.  

Sejumlah peralatan berburu disiapkan, seperti lampu sorot, senter dan tentunya tempat belalang. Setelah siap, mereka mulai menyeruak masuk ke dalam hatan, dengan berjalan kaki sejauh 1 kilometer, untuk mencari belalang.  

Dari cahaya lampu sorot, sejumlah belalang terlihat di daun kayu jati dan pohon singkong. Tak ingin tangkapannya lepas, mereka langsung menangkap belalang yang bertengger di dahan, dengan tangan kosong.  

Agus, salah satu pencari belalang menjelaskan, dia sengaja mencari di malam hari, karena belalang tidak gesit dan diam saat dipegang.   Keberadaan belalang menuruntnya hanya ada setahun sekali, yakni pada musim panen pertama atau pada musim pancaroba, dari musim hujan ke kemarau.  

Dalam tiga jam pencarian, rata-rata warga mendapatkan hasil sekiar 100 hingga 500 ekor belalang. Hasil tangkapanya dijual dengan harga Rp. 75 per ekor.  

Sarji salah satunya, Da mencari belalang dengan tujuan akan dijadikan menu masakan oseng-oseng belalang jati, untuk disantap bersama keluarga.  

Proses masakannyapun sederhana. Belalang dibersihkan dulu dari kotorannnya, kemudian dicuci hingga bersih, lalu digoreng.

Sementara bumbunya hanya campuran cabe, bawang putih dan merah serta sedikit garam. Ketika sudah setengah matang, bumbu yang sudah dihaluskan segera dicampur untuk digoreng.  

Dari bentuknya, oseng oseng belalang ini mirip dengan oseng-oseng udang. Bila dirasa sudah cukup matang, oseng-oseng belalang siap disajikan.   

Namun bagi anda yang tidak baisa dengan menu kuliner ini, maka harus hati-hati, karena akan menimbulkan alergi gatal-gatal dikulit. (mud) 

Berita Terkait


Aktivitas Unik Warga Tuban Menjelang Musim Hujan Itu Berburu . .

Serunya Berburu Belalang Kayu Jati, Untuk Masakan Oseng-Oseng


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber