Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Opini 

Reporter dan Produser Aman Terkendali Jtv
Bisnis Narkoba Menggurita di Pulau Garam
Selasa, 22-03-2016 | 18:58 wib
Oleh : Vita Ningrum
Surabaya pojokpitu.com, Pulau Garam Madura, kini namanya semakin moncer. Tidak hanya di Jawa Timur, namun juga luar negeri. Sayangnya, kali ini tenarnya pulau ini bukan dari prestasi yang ditorehkan. Namun dari jaringan barang haram narkoba yang semakin menggeliat, bahkan menggurita di Pulau Garam Madura.

Hampir semua kawasan di Pulau Madura, mulai pesisir hingga pegunungan,  ada yang berjuluk Kampung Narkoba.  Hal ini dibuktikan dengan penangkapan yang dilakukan berbagai pihak, seperti Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jatim dan juga Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim. 

Di empat kabupaten yang ada di Madura, mulai Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, selalu ada kawasan yang dijadikan oleh bandar untuk berbisnis narkoba. Salah satu Kampung Narkoba Kabupaten Bangkalan ada di Desa Parseh,  Kecamatan Socah. Padahal bilik untuk berpesta narkoba telah dihancurleburkan oleh petugas. Meski kawasan ini pernah digrebek, namun bisnis narkoba di kawasan ini masih menggeliat. Hanya saja, sistemnya tidak lagi terpusat,  lantaran bilik telah rata dengan tanah.

Bergeser ke Kabupaten Sampang , ada kawasan pesisir yang menjadi surga bagi penyalahguna narkoba, yaitu Kecamatan Ketapang. Di sini para penyalahguna bisa dengan leluasa menggunakan narkoba, sebab bandar dengan terbuka menjual barang haramnya. Tak tanggung - tanggung anak usia belasan tahun menjadi target penjualan narkoba. Rumah sang bandarpun juga tidak jauh dari salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Ketapang.

Ditresnarkoba Polda Jatim melalui Subdit II yang menggerebek kawasan ini sempat kaget, lantaran konsumen dari sang bandar adalah anak usia belasan. Apalagi barang yang disita petugas dari jenis sabu sabu dengan kualitas bagus dan masih murni. Ini menandakan narkoba bisa jadi disuplay dari luar negeri. Terlebih salah satu tersangka yang tertangkap usai pesta sabu, yaitu salah satu TKI yang baru pulang dari Malaysia dan terbukti positif menggunakan narkoba. Terkait dari modusnya, polisi sempat terkecoh, sebab bilik yang biasa digunakan pesta narkoba , tidak ditemukan barang bukti.

Setelah menyasar ke beberapa titik, maka polisi mengarah ke kendaraan roda empat milik bandar. Ternyata bandar memodifikasi alat kemudi menjadi alat menyimpan narkoba jenis sabu sabu di dalam klakson mobil. Hal ini menunjukkan, bandar terus berinovasi agar bisnis gelap narkoba tidak terendus petugas. 

Beda Sampang, beda pula Pamekasan. Jika di Sampang, kawasan pesisir menjadi target, namun di Pamekasan kawasan pegunungan terjal menjadi tempat yang dirasa aman untuk meraup untung dari bisnis narkoba. Kecamatan Propoh menjadi salah satu kawasan yang mudah untuk memperoleh serta berpesta narkoba. Di sini penyalahguna juga disediakan bilik untuk pesta narkoba. Lokasinya pun sangat sulit dideteksi, karena kampung ini sekilas seperti kampung biasa yang jauh dari hingar bingar dunia malam. Namun siapa sangka, jika masuk lebih dalam ke kasawan ini, maka akan kita dapatkan bilik-bilik dan mobil mewah serta motor sport yang terparkir di kawasan yang sengaja ditutup dengan seng. 

Sang bandar membuka bisnis haram narkoba selama 24 jam non stop. Dengan jam buka yang sedemikian rupa, bisa kita simpulkan jika penyalahguna narkoba tidak hanya datang dari masyarakat sekitar, namun juga dari daerah lain yang ada di Jawa Timur ini. 

Di Sumenep, yang merupakan kepulauan,  menjadi akses masuknya narkoba dari luar negeri, seperti Cina, Malaysia dan juga daerah lain melalui pelabuhan kecil. Hal ini disampaikan Kepala BNN Provinsi Jatim,  Brigjen Sukirman. Pelabuhan kecil menjadi lokasi aman dalam menyelundupkan narkoba ke Madura. Oleh karena itu, pihak BNN selalu mewaspadai pelabuhan rakyat yang ada di Madura, dalam rangka menekan peredaran narkoba di Jawa Timur. Jika narkoba dari luar negeri masuk ke Jawa Timur melalui pelabuhan di Madura, maka ribuan generasi muda penerus bangsa ini akan terjerumus dalam jerat narkoba. 

Mari Kita Selamatkan,  Satu Generasi Dengan Generasi Emas Tanpa Narkoba. # Stopnarkoba.
 


Berita Terkait


Puluhan Pengunjung Kafe Dites Urine, Satu Sampel Positif Mengandung Narkoba

Dipaksa Nyabu, Akhirnya Bidan dan Asisten Bidan Ditetapkan Tersangka

Wanita Pengunjung Lapas Bawa Narkotika yang Disimpan di Celana Dalam Ditangkap

Dua Pelaku Pengedar Sabu Ditembak Mati Merupakan Kelompok Aceh


30 Napi Narkoba Pamekasan Ikut Program Rehabilitasi

Polres Blitar Kota Amankan Pemasok Narkoba untuk Para Sopir Truk Pasir

Pemakai Sekaligus Pengedar Narkoba Asal Taman Sidoarjo Berhasil Diringkus

Warga Kebonagung Diciduk Satresnarkoba Polres Malang Saat Edarkan Pil Koplo di Kepanjen

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber