Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Bupati Kunjungi Siswi Tuna Rungu Korban Aniaya Kakak Kelas
Kamis, 10-03-2016 | 11:32 wib
Oleh : Hernawan Mustika
Jember pojokpitu.com, Korban kasus dugaan kekerasan penganiayaan yang dilakukan oleh kakak kelas terhadap adik kelasnya, mendapat kunjungan dan perhatian khusus Bupati Jember. Korban yang merupakan siswi kelas III dan mempunyai kekurangan fisik sebagai tuna wicara dan rungu ini, menderita bengkak dan lebam di bagian dada dan punggung serta sempat tidak mau pergi sekolah karena ketakutan.

Bupati berharap pihak guru sekolah di seluruh Jember harus memberikan perhatian yang lebih terhadap seluruh siswa dan siswinya agar kejadian seperti ini, tidak terulang kembali.
 
Bupati Jember, Dr Faida, langsung melakukan kunjungan ke salah satu rumah sakit swasta, tempat di mana Siti Komariyah, siswi kelas 3 SDN Tegal Gede Jember, yang diduga mendapat kekerasan fisik oleh kakak kelasnya saat berada di sekolah.

Seperti diketahui, Siti Komariyah, diduga merupakan korban kekerasan yang diakukan oleh tiga orang kakak kelasnya pada jam sekolah, hingga mengalami trauma dan kesakitan di bagian dada dan punggung, hingga harus dilakukan operasi.

Lebih dari satu bulan, Siti Komariyah menderita sakit dan tidak mau bersekolah. Siti Komariyah merupakan seorang siswi yang mempunyai dan menderita tuna wicara dan rungu yang bersekolah di sekolah umum seerti layaknya anak anak normal.

Selaku Bupati Jember, mengecam keras tindakan kekerasan pada siswa dan siswi yang dilakukan oleh kakak kelasnya. Pihak bupati masih terus melakukan dan mengumpulkan keterangan dan berharap kejadian seperti itu tidak terulang lagi di Jember maupun di tempat lain.
 
Bupati juga berpesan, bahwa anak yang menderita dan mengalami keterbatasan fisik, seharusnya harus disekolahkan di sekolah khusus. Anak dan pelajar sebagai penerus generasi bangsa yang harus dibina dan dijaga, agar menjadi generasi penerus yang berguna  bagi bangsa dan negara.(end)

Berita Terkait


Dispendik Surabaya Skorsing Guru SMPN 44

Guru Penganiaya Murid Sudah Dipindah

Siswi Dianiaya Guru Masih Dirawat

Mabuk, Beberapa Pemuda Aniaya Rekannya Sendiri


Supir MPU Aniaya dan Perkosa Penumpang Asal Surabaya

Guru SD Negeri Aniaya Dua Anak Polisi, Siswa Trauma Tak Mau Masuk Sekolah

Berang Sering Diejek, Seorang Kakek Aniaya Bocah 9 Tahun

Gara-Gara Berebut Warisan, Saudara Tega Aniaya Saudara Sendiri

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber