Berita Terbaru :
Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
   

Warung Gresik Jadikan Kopi Jadi Ajang Transaksi Batu Akik
Rehat  Senin, 09-03-2015 | 09:12 wib
Reporter : Mochammad Amin
Warung kopi, di salah satu gang yang ada di Jalan Usman Sadar Gresik ini dijadikan tempat transaksi batu akik. Foto/gambar : M Amin
Gresik pojokpitu.com, Pemburu dan kolektor batu akik di Gresik, menjadikan warung kopi sebagai tempat untuk mendapatkan aneka macam batu akik. Penjual batu mulia atapun batu akik langsung ditransaksikan sambil minum kopi.

Suasana warung kopi, di salah satu gang yang ada di Jalan Usman Sadar Gresik ini misalnya.  Para pengunjung yang duduk di warung kopi tidak hanya memesan kopi. Sambil melepas lelah, mereka sebagian besar merupakan penghobi batu akik. Sehingga aktifitas mereka sambil menunggu kopi hangat menggosok batu  yang dia bawa.

Sudah sejak lama kolektor batu akik, menggunakan warung kopi ini untuk tempat berkumpul dan berkomunitas. Biasanya  mereka  juga bertransaksi jula beli akik. Saat beberapa bulan teakhir batu akik menjadi boming, warung kopi tersebut juga semakin ramai pengunjung.  Mereka yang melakukan jual beli aneka macam batu aki dari berbagai daerah, mulai Madura, Surabaya, dan Lamongan.

Mansur misalnya salah satu  pemburu batu akik asal lamongan. Alasan bertransaksi batu akik di warung kopi ini karena lebih aman dan nyaman. Selain itu bisa untuk melepas lelah dan mempererat siraturrahim antar sesama pecinta batu mulia itu.

"Nongkrong di warung ini sebenarnya bisa menghasilkan uang. Sebab banyak pemburu akik  sedang mencari batu khas Gresik. Namun hingga saat ini belum ditemukan batu khas Gresik  itu," kata Mansur. (pul)

Berita Terkait

1,5 Jam Tertimbun Batu Tambang, 1 Pekerja Meninggal Dunia, 1 Lagi Patah Kaki

Polisi Selidiki Kasus Tumpukan Batu di Perlintasan Kereta Api

PT KAI Daop 9 Jember Akan Tingkatkan Patroli

Diduga Sabotase, Tumpukan Batu Dipasang di Tengah Rel Kereta Api
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  6 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  7 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  5 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber