Berita Terbaru :
Dishub Gelar Operasi Kestib, Tertibkan Truck Kelebihan Tonase
TNI Akan Akan Lakukan Latihan Tempur Sikatan Daya
Kabupaten Trenggalek Terapkan Lelang Ikan Online Berbasis Aplikasi, Pertama di Jawa Timur
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
   

Tak Ditanggapi, Bupati Madiun Kembali Somasi PT Pertamina
Mataraman  Selasa, 01-03-2016 | 11:21 wib
Reporter : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Bupati Madiun Muhtarom dibuat kecewa dengan sikap PT Pertamina. Somasi yang dilayangkan terkait pemberitaan yang menyangkut bupati, tidak mendapat tanggapan serius dari BUMN tersebut. Pertamina seolah tidak menggubris surat klarifikasi yang dikirimkan Bupati Madiun.

Batasan waktu 3 X 24 jam yang diberikan Bupati Madiun Muhtarom kepada PT Pertamina berlalu begitu saja. Tidak ada tanggapan sama sekali dari PT Pertamina soal surat klarifikasi terkait pernyataan Direktur Pemasaran PT Pertamina Pusat, Ahmad Bambang di salah satu media yang menyebutkan Bupati Madiun mempunyai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).  

Dalam pemberitaan tersebut, SPBU Bupati Madiun diduga melakukan kecurangan dengan manipulasi alat ukur Dispensere. Bupati Madiun Muhtarom sangat kecewa dengan sikap badan usaha milik negara (BUMN) tersebut. Tidak ada etikat baik yang ditunjukan PT Pertamina dengan menanggapi somasi yang sudah dilayangkan.  

Bupati mempertanyakan sikap Direktur Pemasaran PT Pertamina pusat, Ahmad Bambang sebagai pejabat eselon 1 di BUMN tersebut.  

Bupati Madiun Muhtarom untuk kedua kalinya, melalui bagian Hukum Pemkab Madiun, telah melayangkan surat klarifikasi kembali. Pemberitaan tertsebut sangat merugikan baik pribadi maupun lingkup Pemkab Madiun. (mud)  

Berita Terkait

Tak Ditanggapi, Bupati Madiun Kembali Somasi PT Pertamina
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  11 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  8 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  17 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  22 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber