Berita Terbaru :
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Cegah Covid 19, Rutan Medaeng Berlakukan Drive Thru Pengunjung
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idul fitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
   

Empat Atlet Ski Air Jatim untuk PON XIX Cidera, Satu Hamil
Olah Raga  Rabu, 24-02-2016 | 10:45 wib
Reporter : Arifin Hamid
Surabaya pojokpitu.com, Empat atlet yang tergabung tim pemusatan latihan daerah (Puslatda) Ski Air Jawa Timur mengalami cedera. Meskipun demikian, cabang olahraga (cabor) tetap optimis mereka akan kembali pulih, dan bisa bertanding di PON XIX 2016 Jawa Barat September nanti.

Keempat atlet tersebut yang mengalami cedera cruciantum artement ligament (ACL). Sehingga mengaruskannya istirahat selama enam bulan. "Ada yang cedera itu didapat ketika latihan dan saat tampil di SEA Games Singpura silam," ujar pelatih Puslatda Ski Air Nuniek Nurdianti, saat ditemui pojokpitu.com di KONI selasa (23/2).

Nuniek melanjutkan, atlet ski air yang cidera yaitu, Fajar Eka Samudra, Muhammad Zahidi Putu,  Aviriano Ausi dan Dicki Mario Pratama. Untuk Muhammad Zahidi Putu, cideranya didapat saat mengikuti ajang SEA Games tahun lalu. Sedangkan sisanya cedera karena latihan. "Seluruh cedera didapat sebelum pra PON. Meskipun sakit, mereka semua tetap hadir di pra PON. Sehingga seluruhnya lolos PON XIX Jawa Barat," terangnya.

Cedera ini memang sering didapat oleh atlet yang menggunakan kekuatan kaki dalam performanya. Bagian tubuh yang terganggu adalah lutut. Persendian di kaki tersebut akan merasa nyeri, karena terjadi kerusakan pada bantalan lutut. Jika begitu, operasi menjadi salah satu pilihan. "Mereka semua sudah menjalani operasi. Dan kini ada yang telah sembuh, sebagian masih masa pemulihan," lanjutnya.

Meskipun masih menjalani fase penyembuhan, Nuniek berkeyakinan, jika seluruh atlet andalannya tersebut bisa tampil di ajang PON XIX September mendatang. Terapipun terus diberikan kepada mereka, termasuk pemberian motivasi dari psikologi di KONI Jawa Timur. Itu dilakukan guna memulihkan dari trauma yang dialami pasca cedera.

"Lama masa penyembuhannya beragam, Tergantung kondisi fisik tiap atlet. Saat ini paling lama masa pemulihan atlet yang cedera yaitu 2 bulan. Kami upayakan secara maksimal untuk sembuh, karena mereka berpotensi meraih medali," paparnya. 

Selain keempat atlet tersebut, tim Ski Air Jawa Timur juga menunggu kembalinya Endar Pupul. Saat ini, penyumbang emas di Pra PON tersebut sedang hamil. "Untuk Pupul, kami optimis bisa ikut pertandingan. Menurut perhitungan, Mei dia sudah kembali ke dalam tim," ujarnya. (mud)


Berita Terkait

Empat Atlet Ski Air Jatim untuk PON XIX Cidera, Satu Hamil
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  28 menit

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  3 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  14 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  13 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber