Berita Terbaru :
Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Kontrol dengan 5 Cara ini
ASN Takut Akan Sanksi Akan Diberikan Bila Kepadapatan Nekat Mudik
Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
   

Solusi Buat Para Kaum Jomblo: Rental Suami-Istri!
Life Style  Senin, 08-02-2016 | 08:16 wib
Reporter :
Ilustrasi; AFP
pojokpitu.com, KEGALAUAN para kaum jomblo di tanah air tiap kali menjelang Lebaran atau Natal ternyata juga dirasakan para "kolega" mereka di Tiongkok saat menghadapi Imlek. Pemicunya adalah pertanyaan: "kapan nikah?"

Maklum, saat Imlek, semua keluarga besar berkumpul. Sembari makan bersama, di situlah muncuk pertanyaan "keramat": "kapan nikah?"

Dan semua makanan pun menjadi hambar. Ha ha ha..

kini para kaum jomblo tak perlu khawatir lagi. Seperti dilaporkan South China Morning Post kemarin (7/2), belakangan kian marak bermunculan "rental suami dan istri".

Maksudnya, laki-laki dan perempuan yang rela menjadi suami dan istri sementara. Tentu saja tidak gratis.

"Saya memasang tarif 1.500 yuan (sekitar Rp 3,1 juta) sehari untuk pesta pernikahan dan saya mendapatkan 15 ribu yuan (Rp 31 juta) dari pernikahan di Shandong," kata Chen Gang, bukan nama sebenarnya, salah seorang pria yang menjalankan bisnis tersebut.

Tekanan kepada anak-anak muda Tiongkok, terutama yang menjelang usia 30 tahun, untuk segera menikah memang sangat besar. Maklum, mereka merupakan produk program "satu keluarga satu anak".

Jadi, mereka diharapkan segera menikah untuk meneruskan hierarki keluarga. Tak heran kalau peminat para suami atau istri sewaan seperti Chen ini belakangan kian meningkat. Chen saja sudah tiga kali "menikah" kemudian "bercerai".

Agar tak gampang terbongkar, para pelaku bisnis seperti Chen melengkapi dirinya dengan skill berkomunikasi seekselen mungkin.

Agar tidak terpeleset saat diinterogasi mertua. Misalnya ketika ditanya kapan mulai pacaran. Jangan sampai suami atau istri bayaran itu keceplosan, "Belum lama, setelah ongkos sewa saya ditransfer.." (c17/ttg/jpnn/pul)


Berita Terkait

Ini yang Disenangi Para Pria Jomlo

Solusi Buat Para Kaum Jomblo: Rental Suami-Istri!

Woiiii..Para Jomblo Ngenes, Ada Aplikasi Baru Biar Kalian Bahagia Nih!

Cara Unik 30.000 Jomblo Mencari Pasangan, Termasuk Mengukur Buah Dada Wanita
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  10 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  9 jam

Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Infotainment  8 jam

Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber