Berita Terbaru :
Warga Berebut Sembako Gratis
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
   

Panahan Tak Kuatir Ika Mangkir di PON Jabar
Olah Raga  Selasa, 02-02-2016 | 10:36 wib
Reporter : Arifin Hamid
Surabaya pojokpitu.com, Atlet panahan putri Jawa Timur Ika Yuliana asal bojonegoro, terancam tak bisa tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jawa Barat. Gara-garanya, peraih tiket Olimpiade 2016 Brasil itu tidak tampil di Pra PON 2015 di jakarta.

Ketua Umum Pengrov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Timur Denny Trisyanto mengatakan, sebenarnya Ika sudah diundang untuk bergabung dalam tim Jawa Timur untuk berlaga di Pra PON guna merebut tiket PON XIX 2016.

Namun, atlet penghuni program Pelatnas itu tak hadir dengan alasan tidak diketahui secara pasti. "Jawa Timur sudah merebut 17 tiket PON, itu tanpa Ika. Dulu kita panggil tidak datang. Masa nanti atlet yang sudah merebut tiket PON, diganti begitu saja oleh Ika. Tidak bisa begitu." kata Denny saat ditemui di Lapangan KONI Jawa Timur, Surabaya, Senin (1/2/2016).

Apa tidak ada wildcard? Denny mengungkapkan, hal itulah yang sedang dikonfirmasi ke Pengurus Besar (PB) Pernani. Tapi hingga kini belum ada jawaban pasti.

"Kalau ada wildcard, kita (Jawa Timur) mendapatkan tambahan 2 (tiket), Ika dan Riau Ega Salsabila. Keduanya sama-sama tampil di olimpiade. Tapi, sampai sekarang belum ada kejelasan dari PB Pernani, apakah ada wildcard atau tidak," urainya.

Denny pun tidak mengkhawatitkan kemungkinan besar absennya Ika yuliana, Masih banyak atlet-atlet Jawa Timur yang bisa menggantikannya. "Untuk (nomor) recurve masih banyak yang lain," cetusnya.

Denny juga mempermasalahkan fasilitas yang diberikan KONI Jawa Timur kepada Ika sebagai atlet Puslatda. Seperti uang saku dan sebagainya. "Masuk Puslatda dikasih uang saku dan lain=lain. Terus sekarang tidak mau ikut pra-PON, kan konyol, itu tidak boleh. Ketika dia menerima dana itu, harus dipertanggung jawabkan di Pra-PON," tandasnya. (mud)

Berita Terkait

Atlet Puslatda Ikuti LigaPora di Surabaya

Jaring Pemanah, Perpani Jatim Gelar Kejurda Terbatas

Pecahkan Rekor MURI, 30 Ribu Anak Panah Melesat dari 1000 Pemanah

Tidak Masuk Anggota Cabor Perpani, Ketua Perpani Jatim Bubarkan Club Panah
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  13 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  12 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  12 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber