Berita Terbaru :
Penyekap Berujung Penganiayaan Penyewa Mobil Rental, Begini Kronologisnya
Pemkab Magetan Rogoh Rp 4,5 Miliar Untuk Percantik Pasar Baru
KPU Sumenep Pastikan Honor PPK PPS dan PPDP Naik
Perawat Bojonegoro Meninggal Akibat Covid 19
Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Kasus Sekda Bondowoso
Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pemkot Surabaya Kebut Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Polisi Periksa Operator SPBU, Temukan Tangki Modifikasi di Mobil Terbakar
Sidak Pengunjung Tak Pakai Masker Disuruh Keluar Pasar
Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Semangat Gotong Royong Taklukan Sulitnya Medan di Lokasi TMMD
Kapal Perang Indonesia Dan Australia Saling Berhadapan Di Perairan
Tebar Benih Ikan Nila Dibekas Sungai Kumuh
   

Panahan Tak Kuatir Ika Mangkir di PON Jabar
Olah Raga  Selasa, 02-02-2016 | 10:36 wib
Reporter : Arifin Hamid
Surabaya pojokpitu.com, Atlet panahan putri Jawa Timur Ika Yuliana asal bojonegoro, terancam tak bisa tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jawa Barat. Gara-garanya, peraih tiket Olimpiade 2016 Brasil itu tidak tampil di Pra PON 2015 di jakarta.

Ketua Umum Pengrov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Timur Denny Trisyanto mengatakan, sebenarnya Ika sudah diundang untuk bergabung dalam tim Jawa Timur untuk berlaga di Pra PON guna merebut tiket PON XIX 2016.

Namun, atlet penghuni program Pelatnas itu tak hadir dengan alasan tidak diketahui secara pasti. "Jawa Timur sudah merebut 17 tiket PON, itu tanpa Ika. Dulu kita panggil tidak datang. Masa nanti atlet yang sudah merebut tiket PON, diganti begitu saja oleh Ika. Tidak bisa begitu." kata Denny saat ditemui di Lapangan KONI Jawa Timur, Surabaya, Senin (1/2/2016).

Apa tidak ada wildcard? Denny mengungkapkan, hal itulah yang sedang dikonfirmasi ke Pengurus Besar (PB) Pernani. Tapi hingga kini belum ada jawaban pasti.

"Kalau ada wildcard, kita (Jawa Timur) mendapatkan tambahan 2 (tiket), Ika dan Riau Ega Salsabila. Keduanya sama-sama tampil di olimpiade. Tapi, sampai sekarang belum ada kejelasan dari PB Pernani, apakah ada wildcard atau tidak," urainya.

Denny pun tidak mengkhawatitkan kemungkinan besar absennya Ika yuliana, Masih banyak atlet-atlet Jawa Timur yang bisa menggantikannya. "Untuk (nomor) recurve masih banyak yang lain," cetusnya.

Denny juga mempermasalahkan fasilitas yang diberikan KONI Jawa Timur kepada Ika sebagai atlet Puslatda. Seperti uang saku dan sebagainya. "Masuk Puslatda dikasih uang saku dan lain=lain. Terus sekarang tidak mau ikut pra-PON, kan konyol, itu tidak boleh. Ketika dia menerima dana itu, harus dipertanggung jawabkan di Pra-PON," tandasnya. (mud)

Berita Terkait

Atlet Puslatda Ikuti LigaPora di Surabaya

Jaring Pemanah, Perpani Jatim Gelar Kejurda Terbatas

Pecahkan Rekor MURI, 30 Ribu Anak Panah Melesat dari 1000 Pemanah

Tidak Masuk Anggota Cabor Perpani, Ketua Perpani Jatim Bubarkan Club Panah
Berita Terpopuler
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Peristiwa  5 jam

Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Olah Raga  13 jam

Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  22 jam

Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pilkada  4 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber