Berita Terbaru :
DPRD Bojonegoro Imbau Pemkab Perhatikan Ponpes Saat New Normal
Kadinkes Kabupaten Malang Sebut Adanya Penurunan Kasus Selama PSBB
Pasca Lebaran, Harga Daging Sapi dan Ayam Relatif Stabil
Menuju New Normal, Polwan Blitar Sisir Tempat Keramaian
Produsen Rokok Terdampak Pandemi Covid-19, Produksi Turun 40 Persen
Penerapan New Normal Bidang Industri di Jatim
PPDB Online, Baru 4 SMPN Penuhi Pagu Pendaftar Siswa
Tahun Ajaran Baru Mulai 13 Juli 2020
Sebanyak 200 Orang Warga Rungkut Ikut Tes Swab Dengan Mobile PCR BNPB
98 Persen Perawat Klaster TKHI di Asrama Haji Sembuh
Pemkab Fungsikan Kampus Stikes Jadi Ruang Isolasi
Dokter di Surabaya Meninggal Dunia Berstatus PDP
Kebutuhan Padi di Jatim Masih Surplus, Hanya Kedelai yang Kekurangan
Sejak Pandemi Covid 19, Angka Ibu Hamil di Jatim Meningkat Tajam
Suami Pasien Nomor 4 Terkonfirmasi Positif Covid 19
   

Terinspirasi Film Real Steel, Dosen Ciptakan BUTO Robot Pengeksplorasi Bom
Teknologi  Selasa, 19-01-2016 | 19:23 wib
Reporter : Yusmana Indarto
Samsiar Kausar yang tengah menyempurnakan BUTO (Buatan Tekhnik Otomasi)
pojokpitu.com, Terinspirasi dengan film Real Steel di layar lebar, seorang dosen Politekhnik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), membuat robot seperti manusia. Robot ini dibuat dengan penggerak sensor kinetik dan joystik. Pengembangan robot ini digunakan untuk robot eksplorasi di lokasi bom.

Dinamakan BUTO (Buatan Tekhnik Otomasi) robot ini memiliki sensor  penggerak kinetik. Pengembangan lengan robot ini dibuat dengan sistem sendi manusia, sedangkan untuk berpindah lokasi.  Robot menggunakan empat roda dengan kendali joystik.
 
Penggunaan roda pemindah ini agar robot mampu bergerak tanpa merubah arah pandangan. Robot yang dibuat oleh Samsiar Kausar, dosen Politekhnik Perkapalan Negeri Surabaya  (PPNS) ini bisa dimanfaatkan berbagai tujuan.
 
Menurut Kausar, pembuatan robot ini terinspirasi oleh film Real Steel di layar lebar. Tak hanya itu, robot ini dibuat untuk mengembangkan tekhnologi robot milik Badan Antariksa NASA, sebagai robot penjelajah.
 
Jika dikembangkan lebih serius, robot BUTO ini akan dimanfaatkan dalam berbagai tujuan. Robot ini bisa dimanfaatkan sebagai dosen pengganti di kelas, dengan penambahan layar monitor untuk video call, penerima tamu di ruang resepsionis hotel dan tak kalah hebatnya, robot ini bisa digunakan eksplorasi di lokasi bom teroris.
  
Pembuatan robot ini membutuhkan waktu enam bulan untuk lengan dan 3 bulan pada roda pemindah. Dana yang dihabiskan untuk pembuatan ini mencapai Rp 35 juta rupiah. Selanjutnya, robot ini akan dikembangkan untuk memperbaiki kekurangan pada roda yang tak mampu bergerak di lantai tak rata.(end)

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Imbau Pemkab Perhatikan Ponpes Saat New Normal

Kadinkes Kabupaten Malang Sebut Adanya Penurunan Kasus Selama PSBB

Pasca Lebaran, Harga Daging Sapi dan Ayam Relatif Stabil

Menuju New Normal, Polwan Blitar Sisir Tempat Keramaian
Berita Terpopuler
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Kesehatan  10 jam

Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Peristiwa  7 jam

Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Peristiwa  10 jam

Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber