Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Dua Pianis Beda Benua Unjuk Kebolehan di Kota Pahlawan
Sabtu, 16-01-2016 | 11:16 wib
Oleh : Arip Purwanto
Surabaya pojokpitu.com, Kongres ke-29 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) akan digelar di Pekanbaru, Riau 22 sampai 26 November 2015. Salah satu agenda penting dalam acara itu adalah pemilihan ketua umum untuk dua tahun kedepan.

Setelah menyaksikan tragedi ledakan bom yang menguncang ibu kota Jakarta dan membuat kita tegang, tidak ada salahnya jika akhir pekan ini, kita rehat untuk menikmati alunan piano dari dua pianis kelas dunia dari Amerika Serikat dan Indonesia.

Yaa? dua pianis yang unjuk kebolehan adalah Steven Spooner dari Amerika Serikat dan Nitya Primantari, pianis berbakat dari Indonesia. Pada pembukaan dua pianis beda benua ini berkolaborasi membawakan musik karya Steven Spooner memainkan dalam satu piano.

Steven Spooner adalah seorang pianis ternama dari Amerika Serikat, pemenang dari berbagai kompetisi piano internasional. Pianis plontos ini adalah pemenang dari tujuh kompetisi piano internasional yang diikuti, seperti Liszt, Hilton Head dan Artlivre.

Selain dikenal dari penampilan solonya, Steven juga dikenal aktif berkolaborasi bersama musisi papan atas dunia.

Sementara itu kemampuan Nitya Primantari, pianis belia indonesia juga tidak bisa disepelekan. Dara cantik asal Surabaya ini adalah pemenang dari lomba piano internasional di Prancis dan Italia, salah satunya adalah juara pertama dalam kompetisi piano internasional Lle de France pada tahun 2014.

Setelah keduanya berkolaborasi membawakan tiga arasemen musik klasik, satu persatu mereka bersolo memainkan alat musik piano. Kebanyakan  Steven Spooner memainkan musik klasik ciptaanya sendiri. Nitya Primantari juga tidak mau kalah, membawakan musik ciptaanya sendiri yang bercerita tentang kehidupan damai di pedesaan Prancis, tempatnya menimba ilmu musik piano.

Lantunan suara khas piano dari dua pianis ini mampu membius penonton, salah satunya adalah Jesica dan Ayunda mengaku sangat menikmati suguhan musik klasik kelas dunia ini. Keduanya mampu menampilkan teknik-teknik bermain piano yang sangat sulit namun indah didengar.

Nitya Primantari berharap, dapat memajukan dunia musik di Indonesia dengan cara membagikan ilmu kepada generasi muda dengan tampil dalam berbagai acara konser konser musik berikutnya. (mud)

Berita Terkait


Konser Bertajuk Tegar Rossa Berakhir di Surabaya

Warga Pantai Bulak Gerah, Pemkot Dianggap Tidak Ada Itikad Baik

Lahan Konservasi Diuruk Jadi Perkampungan

Westlife Nyanyikan Lagu-lagu Queen di Candi Borobudur


Bangkai Satwa Dilindungi Ditemukan Di Wilayah Konservasi Mangrove Wonorejo

Kunjungan Partai Konservatif Inggris ke DPRD Jatim

Sindikat Copet Konser Musik Dibekuk Polisi

Ini Persiapan Pelajar SMKN 12 Surabaya Jelang Konser Nasional di Hari Kemerdekaan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber