Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Sulap Lahan Sampah Jadi Hutan Kota yang Asri
Selasa, 12-01-2016 | 07:18 wib
Oleh : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Setelah menuai kritik dari DPRD, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Magetan, akhirnya memperbaiki keberadaan hutan kota di beberapa titik. Tanaman sudah nampak hijau, masih terus dilakukan perawatan yang intensif.

Wajah hutan kota yang ada di lapangan Jelok, Kelurahan Bulukerto Kecamatan Kota Magetan, nampak segar. Tidak seperti sebelumnya karena banyak tanaman yang mati dan kering.  

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Magetan, Suyadi yang meninjau bersama rombongan Komisi B DPRD Magetan menjelaskan, awalnya beberapa tanaman banyak yang mati, karena kesulitan mendapat air.  

Kali ini pihaknya sudah memasang saluran air dari PDAM dan membangun saluran drainase di tengah dan di pinggir lahan, sehingga tidak akan lagi kekurangan air saat musim kemarau.

Soal beberapa tanaman yang mati, atau perlu diganti, Suyadi menjelaskan, itu menjadi tanggung jawab pihak ketiga. Sebab, sesuai dengan dalam kontrak kerjasama yang disepakati dengan Dishutbun, meskipun yang rusak hanya 5 persen, dari total tanaman.
 

Menurut Suyadi, lahan hutan kota ini merupakan bekas pembuangan sampah. Pihaknya akan terus melakukan perbaikan-perbaikan, sehingga tanaman hutan kota bisa sesuai harapan. (mud)



Berita Terkait


Pembangunan Hutan Kota Joyo Boyo Akan Dilanjutkan

Belum Resmi Dibuka, Hutan Kota Joyo Boyo Sudah Ramai Dikunjungi

Pemerintah Kota Kediri Bangun Hutan Kota Joyoboyo

Hutan Kota Taman Tanjung Kini Makin Populer


DPRD Magetan Soroti Hutan Kota Banyak Yang Mati dan Kurang Terawat

Sulap Lahan Sampah Jadi Hutan Kota yang Asri

Anggarkan Rp 150 Juta Untuk Peremajaan Hutan Kota

Lahan Hutan Kota Magetan Masih Dalam Tahap Rehabilitasi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber