Berita Terbaru :
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Sidang MK: di Taliabu Malut, Ada Turis China Ikut Mencoblos
Pilkada  Sabtu, 09-01-2016 | 12:29 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana perselisahan hasil pemilihan (PHP) Kepala Daerah Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, Jumat (8/1/2016).

PHP yang dimohonkan Pasangan Calon (Paslon) Zainal Mus-Arifin Abdul Majid bernomor 16/PHP.BUP-XIV/2016 itu menggugat paslon Nomor urut 1 Alion Musa-Ramli (AMR).

Kuasa Hukum Zainal-Arifin, Dhifia Wiyani menyampaikan pemohon keberatan atas penetapan paslon terpilih. Sebab, menurutnya, paslon yang juga kakak kandung pemohon telah melakukan kecurangan dalam Pilkada serentak, 9 Desember 2014 lalu.

Salah satunya, pada saat pemilihan di Kecamatan Taliabu Barat, semua saksi pemohon tak menerima formulir C1. Sehingga tak mengetahui hasil rekapitulasinya.

"Jadi semua saksi tak tanda tangan. Itu pun pakai manual," ujar dia di hadapan majelis hakim yang dipimpin Arief Hidayat, Jumat (8/1).

Kecurangan kedua, sambung Dhifia, pemohon menemukan adanya surat domisili yang tak berhak untuk memilih pihak terkait.

"Ada anak di bawah Umur hingga turis seperti China bisa memilih," ungkapnya.

Bahkan, pemohon juga menyiapkan video paslon nomor urut 1 bagi-bagi uang. Hal itu dilakukan Isteri calon Bupati Taliabu pada kampanye Pilkada. "Laporan itu sedang proses ke kajaksaan," urai Dhifia. 

Terakhir, pemohon juga melaporkan foto dan vidoe keterlibatan PNS yang tidak netral ke Gakumdu.

Atas dasar itu, penghitungan dan penetapan suara oleh KPU Taliabu yang memenangkan AMR dengan jumlah suara sebanyak 16.387 dan Zanal-Arifin 12.807 suara tak benar.

"Yang benar paslon AMR 14.523 dan Zainal-Arifin 14.671. Total suara sah 29.194 suara,"
Ia berharap MK dapat mengabulkan untuk membatalkan keputusan KPU yang memenangkan paslon AMR. (hyt/JPG/mud)


Berita Terkait

KPU Akan Tetapkan Pasangan Calon Presiden Terpilih Minggu

Santri Doa Bersama Menjelang Keputusan Sidang MK

Sidang Perdana Mahkamah Konstitusi, Tim 02 Beber Kecurangan 01

Sidang MK: di Taliabu Malut, Ada Turis China Ikut Mencoblos
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  7 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  5 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  5 jam

Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Otomotif  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber