Berita Terbaru :
Dwi Sasono Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Gus Mamak : Ponpes Perlu Pehatian Pemerintah Hadapi Era New Normal
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
PSSI Pastikan Persiapan Timnas U-16 dan U-19 Jalan Terus
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Ulat Serbu Pemukiman Penduduk. Rumah Warga Dipenuhi Ribuan Ulat
Pantura  Rabu, 30-12-2015 | 10:57 wib
Reporter : Khusni Mubarok.
ulat jati serbu pemukiman penduduk- Khusni Mobarok
Tuban pojokpitu.com, Ribuan ulat pohon jati menyerbu pemukiman penduduk di kawasan perbukitan kapur tuban. Tak hanya bergerombol di batang pohon, ribuan hewan melata tersebut juga berkeliaran masuk rumah-rumah warga. Akibatnya warga resah dan harus membersihkan rumah berkali-kali.

Pemandangan berbeda terlihat di rumah-rumah warga Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Sejak dua hari terakhir, pemukiman di kawasan perbukitan kapur ini kedatangan ribuan ulat pohon jati.

Tak hanya hidup di pepohonan, hewan melata ini juga berkeliaran dan bergerombol di bangunan rumah warga. Akibatnya seluruh bagian rumah, baik tembok dan lantai dipenuhi ulat. Bahkan beberapa diantaranya bergelantungan di atap, sehingga membuat ruangan terkesan sangat kotor.
Ulat berwarna hitam ini diketahui muncul sejak dua hari lalu. Awalnya ulat bergerombol di pohon-pohon dan memakan daun pohon jati. Jumlah ulat semakin banyak, terlebih burung yang menjadi predatornya telah hilang, karena banyak diburu.

ulat inipun kemudian berkeliaran hingga masuk rumah-rumah warga.kondisi ini membuat warga resah. Meski ulat ini tidak gatal, namun mereka merasa geli dengan keberadaannya. Banyaknya jumlah ulat juga membuat warga harus berulang kali membersihkan rumah.

Ulat pohon jati seperti ini sebenarnya rutin muncul setiap awal musim hujan. Namun fenomena ulat sampai menyerbu pemukiman pendudukn baru kali ini terjadi. Kondisi ini terjadi hampir merata di seluruh wilayah kabupaten Tuban, khususnya yang berada di sekitar hutan jati.
Biasanya ulat pohon jati akan bertahan selama lima sampai tujuh hari. Ulat kemudian akan berubah menjadi kepompong, lalu menjadi kupu-kupu.[mba]




Berita Terkait

Ulat Serbu Pemukiman Penduduk. Rumah Warga Dipenuhi Ribuan Ulat
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  11 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  9 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  9 jam

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Kelilin...selanjutnya
Life Style  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber