Berita Terbaru :
Kadinkes Kabupaten Malang Sebut Adanya Penurunan Kasus Selama PSBB
Pasca Lebaran, Harga Daging Sapi dan Ayam Relatif Stabil
Menuju New Normal, Polwan Blitar Sisir Tempat Keramaian
Produsen Rokok Terdampak Pandemi Covid-19, Produksi Turun 40 Persen
Penerapan New Normal Bidang Industri di Jatim
PPDB Online, Baru 4 SMPN Penuhi Pagu Pendaftar Siswa
Tahun Ajaran Baru Mulai 13 Juli 2020
Sebanyak 200 Orang Warga Rungkut Ikut Tes Swab Dengan Mobile PCR BNPB
98 Persen Perawat Klaster TKHI di Asrama Haji Sembuh
Pemkab Fungsikan Kampus Stikes Jadi Ruang Isolasi
Dokter di Surabaya Meninggal Dunia Berstatus PDP
Kebutuhan Padi di Jatim Masih Surplus, Hanya Kedelai yang Kekurangan
Sejak Pandemi Covid 19, Angka Ibu Hamil di Jatim Meningkat Tajam
Suami Pasien Nomor 4 Terkonfirmasi Positif Covid 19
Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
   

Puluhan Aktivis PMII Demo Kemenag Terkait Dugaan Pungli
Pantura  Senin, 28-12-2015 | 20:02 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia cabang Lamongan, Senin (28/12/2015) berunjuk rasa di depan kantor Kementrian Agama, terkait dugaan pungutan liar.

Para mahasiswa menggelar unjuk rasa atas dugaan pungutan liar, paska adanya laporan sejumlah guru ke mahasiswa. Pungli yang dimaksud diantaranya terkait tunjungan fungsional guru (TFG) dan tunjangan profesi pendidik (TPP).

Masing-masing guru penerima TFG dan TPP dikenai pungutan liar 25 ribu rupiah. Jumlah guru yang masuk dalam naungan Kementrian Agama sebanyak 500 orang.  

Anik Vidiasari, korlap aksi menjelaskan, tak hanya pungli TFG dan TPP, bahkan untuk mendapatkan surat keterangan melaksanakan tugas (SKMT), guru juga harus membayar Rp. 250 ribu.


Para mahasiswa mendesak agar pihak Kemenag memecat oknum pegawai yang melakukan pungli. Sebelum meninggalkan Kantor Kemenag, mereka menggelar sholat ghoib di depan pintu masuk, sebagai bentuk matinya hati nurani para oknum pegawai.

Usai berunjuk rasa di Kantor Kemenag, para mahasiswa melanjutkan aksinya ke Kejaksaan Negeri Lamongan, untuk melaporkan dugaan pungutan liar tersebut. (mud)


Berita Terkait

Buntut Dari Dugaan Kekerasan Oknum Polisi, Mahasiswa Demo Polres Sampang

Mahasiswa Demo, Pertanyakan Alasan Paripurna DPRD di Hotel Bintang Lima

Mahasiswa Sidoarjo Bentrok Dengan Satpol PP, Banyak yang Terluka

Demo PMII Tolak Impor Garam Berlangsung Ricuh
Berita Terpopuler
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Kesehatan  9 jam

Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Peristiwa  6 jam

Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Peristiwa  9 jam

Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber