Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Peresmian Techno Park
Industri Ekonomi Kreatif Mampu Bersaing Dalam MEA
Minggu, 27-12-2015 | 00:29 wib
Oleh : Rohim Alfarizi
pojokpitu.com, Menghadapi era pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) mendatang, masyarakat Indonesia dituntut untuk menggali semua potensi yang ada, khususnya bidang industri ekonomi kreatif. Terkait hal tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang meresmikan tempat khusus, atau Techno Park, bagi para pelaku industri ekonomi kreatif, termasuk film animasi. Techno Park menempati tiga ruangan di area Perpustakaan Umum Kota Malang .

Industri Ekonomi Kreatif memiliki peluang besar untuk berkompetis dan bersaing di era pasar global mendatang . Dalam hal  ini, ada tiga daerah yang menjadi barometer pengembangan ekonomi kreatif  sebagai tolak ukur Smart City, yaitu Kota Malang, Makasar dan Banda Aceh.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Industri Elektronika dan Telematika, Kementerian Perindustrian RI, Ignatius Warsito, usai meresmikan Techno Park di area Perpustakaan Kota Malang .

Selama ini, Kota Malang telah meraih berbagai prestasi dalam bidang animasi, seperti halnya pada gelaran Festival Film Animasi, yang diadakan oleh KPK di Bandung, beberapa waktu lalu, dan masuk pada 10 terbaik untuk Animasi, dan terbaik untuk Lomba Film.

Techno Park ini memberi kesempatan pada kaum muda yang kreatif untuk berkarya dalam bentuk desain program, animasi, fotografi, dan videografi. Diresmikannya tempat ini sebagai persiapan bagi Kota Malang, yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan event Indonesia Creative City Conference 2016, yang akan berlangsung pada bulan April 2016 mendatang.

Terbentuknya Techno Park ini merupakan hasil sinergi antara Pemkot Malang, Provinsi Jawa Timur, dan Kementerian Perindustrian. Dari pemprov dan kementerian pun memberikan bantuan sarana prasarana pendukung, seperti halnya software dan hardware. Ke depan, area Techno Park ini, akan dikembangkan lebih baik lagi. 

Sementara , menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang , Tri Widyani , menghadapi MAE ini , khususnya digital kreatif , komunitas di Kota Malang sudah cukup banyak dan siap menghadapi MEA.  Diharapkan MEA tidak menjadi ancaman justru menjadi peluang bagi karya kreatif anak Indonesia.

Adanya Techno Park ini, diharapkan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat  Kota Malang, lebih siap dalam menghadapi MEA, sekaligus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, serta dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, dan inovatif, sehingga nantinya produk industri kreatif indonesia, bisa diterima di level pasar nasional dan internasional. (end)


Berita Terkait


Pendiri Dusdukduk Bagi Kiat Sukses Industri Kreatif Kepada Anak Muda Surabaya

Kerajinan Kiso Daun Lontar Makin Diminati Pasar

Nanas Sortiran Dimanfaatkan Menjadi Minuman Berekonomis Tinggi

Ekonomi Kreatif Jadi Program Pemberdayaan Ekonomi


Reuni Literasi Trenggalek, Literasi Sebagai Basis Ekonomi Kreatif

Dewan Desak Pemerintah Gelontor Program ekonomi kreatif

Industri Ekonomi Kreatif Mampu Bersaing Dalam MEA
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber