Berita Terbaru :
Lima Guru Positif Covid-19, Begini KBM di SDN Plaosan 1
Positif Covid-19 di Tuban Tembus 157 Kasus
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
   

32 Tahapan Rekontruksi Pembunuhan Oleh Dukun Bayi
Peristiwa  Senin, 21-12-2015 | 20:09 wib
Reporter : Areif Purwanto
rekonstruksi dukun bayi_ areif purwanto
surabaya pojokpitu.com, Kepolisian Polrestabes Surabaya, melakukan rekontruksi kasus pembunuhan bayi, yang di lakukan tersangka wadimah, di jalan tenggumung wetan surabaya. 32 tahapan dalam rekontruksi ditempat kejadian perkara ini, terlihat bahwa sang dukun bayi selain membunuh bayi yang di bantu kelahiranya, sang dukun tersebut juga menyuruh sang orang tua korban untuk segera memakamkan bayi yang baru berusia 6 bulan tersebut.

Rumah milik Wadimah, tersangka dukun bayi, yang ada di jalan Tenggumung Wetan gang randu, surabaya, siang tadi di kerumuni warga. Keramaian warga yang ada di rumah wadimah ini, di karenakan adanya rekontruksi olah tkp yang di lakukan pihak kepolisian sat reskrim polrestabes suarabaya.
  
Dalam rekostruksi yang juga menghadirkan kedua tersangka lain, yaitu ibu dan ayah bayi ini, di ketahui jika sang dukun dengan sengaja menghilangkan nyawa bayi yang baru di lahirkanya dengan jalan di biarkan saja tanpa penanganganan, sang dukun ternyata juga terbukti , bahwa setelah kelahiran bayi, juga ikut serta menyuruh orang tua korban, untuk segera memakamkan bayi yang sudah tidak bernyawa tersebut.  

Dengan dimasukkan di dalam tas rangsel, kemudian mayat bayi tidak berdosa tersebut oleh orang tuanya segera di bawa ke pemakaman di kawasan asem jajar surabaya, yang kemudian di ketahui oleh warga sekitar.
 
Dalam rekonstruksi ini, meski menghadirkan ke dua orang tua bayi, namun pihak kepolisian tidak menggunakan kedua tersangka untuk memeragakan 32 agedan yang di kakukan mulai dari rumah dukun sampai dengan pemakaman, hal ini dilakukan untuk melindungi tersangka dari amukan masa. Selain itu, umur ke dua tersangka yang juga di bawah umur, membuat prosedur perlindungan tersangka ini harus di lakukan pihak kepolisian. [mba]


Berita Terkait

32 Tahapan Rekontruksi Pembunuhan Oleh Dukun Bayi
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  8 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  11 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  9 jam

Persidangan Abah Ipul, Kabag ULP Sangadji Ungkap Pemberian Uang 200 Juta
Hukum  7 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber