Berita Terbaru :
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Pedagang Pasar Diwajibkan Pakai Masker Pelindung Wajah
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
KPU Malang Sarankan Kampanye Secara Virtual
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
   

Ular Besar Pemangsa Itu Ditangkap Beramai-Ramai
Pantura  Senin, 14-12-2015 | 09:32 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Sejauh ini baru seekor ular yang berhasil ditangkap. Diduga masih banyak ular lainnya yang berkeliaran, sehingga warga masih terus waspada. Foto Mubarok
TUban pojokpitu.com, Ular phiton berukuran besar meneror warga Dusun Ngrayung, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Beruntung warga Dusun Ngrayung, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban ini, berhasil menangkap salah satu ular besar jenis phiton atau sanca kembang, yang selama ini meneror warga.  Ular yang kerap memangsa ternak seperti ayam dan unggas milik warga ini ditangkap beramai-ramai oleh sejumlah warga yang melakukan perburuan sejak sepekan.

Ular piton sepanjang 5,30 centimeter ini, ditangkap saat memasuki area kandang ayam milik warga setempat. Saat itu, dua ekor ular yang sedang lapar merayap pelan, diduga hendak memangsa ayam. Namun, berhasil diketahui warga yang kebetulan sedang berpatroli memburu ular. Joko Warno bersama sejumlah warga pun langsung melakukan penangkapannya. Namun sayang hanya seekor ular yang berhasil ditangkap sementara seekor ular lainnya, berhasil kabur dibawah tumpukan kayu dan menghilang ke kawasan hutan jati di utara desa.

Ular-ular berukuran besar memang kerap keluar hutan menuju pemukiman warga sejak sepekan terakhir. Hal itu dilakukan untuk bertahan hidup dengan memangsa hewan ternak warga, seperti ayam dan unggas. Karena hewan-hewan yang menjadi mangsanya di hutan jati setempat, kini makin langka akibat perburuan liar.

Ular yang tertangkap ini, rencananya akan dipelihara dan akan dijual. Namun, bila ada petugas meminta untuk ditempatkan di kebun binatang, maka ular ini akan diserahkan secara sukarela. (pul)



Berita Terkait

Ular Besar Pemangsa Itu Ditangkap Beramai-Ramai
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  12 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  11 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  10 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  4 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber